Skip to main content

Posts

Showing posts from 2019

Evaluasi dan Solusi

Satu minggu sudah terlewati, diskusi kedua di kelas Revowriter akan segera dimulai. Tentu ada rasa penasaran materi apa yang akan disampaikan hari ini. Ternyata, diskusi dibuka dengan beberapa pertanyaan yang bersifat evaluasi atas tugas pertama dan kedua yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Kendala-kendala saat menulis yang dirangkum oleh Mba Asri mewakili apa yang ada di kepala 30-an orang dalam grup. Hal-hal yang dirasa menjadi sebuah masalah bagi kami, dijabarkan solusinya satu per satu yang intinya, "No excuses! Keep writing!" Bagaimana agar kita bisa terus menulis? Kuncinya ada di ide dan kata Mba Asri, ide itu ada dimana saja. Jadi,  mulai dengan peka dan kritis terhadap sekitar kita. Siapa tahu bisa dibuat jadi konten 😏  Materi tentang ide jadi refleksi juga untuk saya. Ketika curhat, saya bisa menulis panjang lebar tanpa memikirkan diksi, struktur, bagus atau tidak hasil akhirnya. Pokoknya, yang terpenting adalah unek-unek saya tersampaikan. Sedan...

Redefining Menulis

Oleh: Dena Ambar Sary Felix Siauw, Asma Nadia, Andrea Hirata, A Fuadi, Tere Liye, Pipit Senja, Dee Lestari, dan Nasrudin Joha. Nama-nama tersebut muncul ketika pertanyaan "Siapa nama penulis yang kalian kenal?" dilontarkan di dalam kelas hari itu. Kenapa nama-nama tersebut yang muncul? Menurut cikgu Asri, kita menyebut seseorang itu penulis karena mereka orang yang menerbitkan buku atau novel, menggunakan bahasa sastra yang indah tingkat tinggi, fokus kerja di bidang kepenulisan, dan terkenal karena tulisannya best seller atau viral. Betulkah? Setelah berpikir ulang, ternyata memang itulah mindset yang tertanam dalam diri saya. Penulis itu yang tulisannya diamini banyak orang. Inilah yang membatasi ruang gerak dan berpikir saya dalam menulis. Standar sebuah tulisan yang bagus itu yang banyak dibagikan, banyak orang yang setuju, dan bahasanya indah. Pokoknya seperti karya nama-nama yang disebutkan di atas. Hasilnya, jangankan menulis panjang, mengemukakan opini sendiri ...

Belajar untuk Menulis

Bergabung dengan Revowriter sama dengan menjatuhkan pilihan dimana saya akan tumbuh untuk mengembangkan diri. Diskusi pertama pada 9 Desember malam menjadi titik awal bagi saya juga peserta lain untuk mengosongkan diri, menghilangkan stigma bahwa menulis itu harus bagus seperti penulis-penulis terkenal. Menulislah, walau hanya sejelek-jeleknya. -Asri Supatmiati Seperti bibit bunga yang ingin tumbuh, tentu harus ditanam di media yang tepat dan dirawat sesuai dengan jenisnya. Begitulah berada di komunitas ini, saya dan teman-teman mulai "dirawat", diajak untuk mulai menulis. Pun berada disini saya tidak merasa sendiri, saya menemukan teman-teman yang sama-sama ingin menebarkan manfaat juga kebenaran melalui tulisan. Semangat mereka menjadi motivasi lebih untuk saya menulis. Tugas pertama dan kedua saja yang deadline nya masih lama sudah banyak yang mengerjakan 😄 Bismillah . Semoga bisa istikamah, ya. Semangat! -Dena Ambar Sary- #PR1kelasbasic #revowriter20 #kel...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (15)

Bismillah.. Setelah sekian lama, akhirnya kami berencana mudik ke Bandung, yay! Cuma dua hari sih, tapi ya seenggaknya bakalan ngerasain cuaca dingin setelah sekian lama menikmati kegersangan kota Karawang 😂 Saya sounding Fatih kalau besok (hari Jum'at) kami akan ke Bandung, ke rumah Enin dan ke rumah Umi. Gunanya ya biar Fatih mudah diarahkan dan tahu apa saja yang akan kami lakukan agar tidak rewel atau malah minta ini itu nantinya. Respon Fatih saat dibilang akan ke Bandung adalah: "Yeee kaka mau ke Bandung! Ke rumah Enin, terus ke rumah Umi. Terus nanti kaka ke Borma! Jajan yang baaaaanyak banget!" 😂😂😂 Waktu saya cerita ini ke papanya, papanya cuma bilang, "Mungkin disini mah suka kita batasin beli ini itunya." Ya iya sih 😅 Beda kalau sama Enin atau Umi, mau apa aja dijabanin. Dikasih satu, terus Fatih pingin lebih, ya tinggal nambah. Beda sama mama papanya disini yang saklek. Pingin A sekarang juga, ya dikejar buat beli. Namanya juga c...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (14)

Bismillah.. Alhamdulillah hari ini Karawang diguyur hujan. Penantian yang cukup lama ya setelah sebelum-sebelumnya diPHPin suara geludugnya doang. Hujannya cukup lama, sampai saya menulis ini pukul 22:26, masih gerimis dan suami masih belum pulang juga. Fatih seperti biasa, tunggu papa pulang baru anaknya mau tidur. Belum jam 12 mah doi masih tahan buat nunggu papanya. Ya namanya kerja di bidang kelistrikan, katanya gangguan lebih sering kejadian pas musim hujan. Sama kaya hari ini, suami belum bisa pulang karena ada gangguan di pelanggan. Sedari awal hujan turun, Fatih kepikiran sama Papanya. "Mama, papa udah pulang belum?" "Belum, Ka. Masih kerja, nanti pulangnya malem." "Papa pulangnya kasian, hujan. Gimana atuh?" 😂😂😂 "Ya nanti papa tunggu hujannya berhenti kalau gitu." "Papa jangan kerja atuh. Kan hujan, pulangnya lama lama lama." "Kan kalau papa kerja nanti dapet cicis." "Kan cicisnya...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (13)

Bismillah.. Gak kerasa udah hari ke-13. Fatih beberapa hari ini lagi susah banget buat makan apalagi makan nasi. Lahapnya ngemil makanan tertentu, terutama makan French Fries waktu kami ke Steak J*ngkok. Hari ini saya dan Fatih pun masak-masakan, masak bikin agar-agar dan juga olahan kentang. Biar anaknya terlibat dan semangat gitu makannya. Tadinya, kepikiran untuk beli kentang goreng mentah kiloan di supermarket yang lagi diskon pas akhir pekan. Tapi suami sempet ngajak ke pasar yang ada langganan saya. Jadilah saya beli aja kentang mentahnya dan baru dieksekusi hari ini 😂 "Kan lebih hemat kalau bikin sendiri," gitu kata suami. Fatih pun seakan mengamini pas saya ajak untuk buat kentang goreng, doi mikirnya beli kentang goreng di tempat makan steak. "Tapi kalau kaka beli lagi, mahal mama." Ealaaah ya kalau keseringan emang tekor juga ya, ehehe. Jadilah kami bikin kentang goreng, stik kentang keju, dan juga es jelly sedot. Iya sih, setelah dip...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (12)

Bismillah.. Hari ini banyak acara tidak terduga. Saya yang ke bank sendiri selama kurang lebih 3 jam, pulang-pulang dapat laporan Fatih nangis nyariin saya 😂 Maklum perginya juga pas Fatih tidur, hehe. Ba'da maghrib papanya Fatih mendadak ngajak ke dokter gigi untuk scalling sekaligus cek gusinya yang belakangan ini sering sakit. Setelah cari-cari dokter, akhirnya kami memutuskan ke RS Mandaya. Dalam keadaan belum pada makan, kami cuss langsung pergi kesana. Biasanya, kalau ke RS Mandaya pas saya kontrol kandungan, Fatih itu sering jajan ke Ind*maret. Yang pasti beli susu atau ciki. Tadi, pas sampai di Mandaya dan papanya mulai salatri, suami mau makan roti tapi gak ada minumnya. Galau kalau ke minimarket pasti Fatih jajan. Jadilah kami negosiasi di tempat, lebih tepatnya sih menegaskan ke Fatih kalau doi gak boleh jajan. Surprisingly,  Fatih mengiyakan dan hanya sesekali menengok papanya yang lagi ke minimarket. Balik dari minimarket papa Fatih beli air miner...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (11)

Bismillah.. Hola Minggu~ Akhirnya hari ini kami pergi renang jugaaa~ Berhubung malemnya pada tidur malem, jadilah beres-beres rumah agak siangan dan berangkat renang pun jadi molor satu jam dari yang direncanakan. Sambil nunggu saya beres-beres, Fatih siap-siap sama papanya. Daaaaan bangun tidur doi terus minum susu dua biji, wadoooh! Padahal biasanya satu-satu diminumnya. Yasudahlah ya.. Lalu kamipun berenang~ Sesuai janjinya, Fatih maunya berenang, ya berenang. Cuma jajan nasi goreng karena emang gak pada sarapan dan laper juga abis renang. Sepulang dari renang kami ke Alf*mart karena saya perlu beli beberapa bahan dapur. Lupaaa gak dijanjiin Fatihnya jadilah doi beli Kokocr*nch. Sampai di rumah Fatih makan jajanannya, abis itu pingin pake susu. Ehh, padahal jatah susunya habis. Cuma dipikir-pikir kasian juga ya makannya ditambul gitu aja 😂 Yaudah deh saya kasih asal besok minum susunya jadi satu aja. Duh ini salah banget sih ngajarin begini, h...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (10)

Bismillah~ Hola weekend~  Rencana hanyalah rencana, Allah yang menentukan ya 😄 Tadinya hari Sabtu ini berencana mau renang. Qodarullah papanya mendadak disuruh datang ke kantor, mamanya juga ada jadwal ngaji, padahal Fatih udah dijanjiin mau berenang 🙈 Untungnya Fatih gak ribet anaknya, dibilanglah kalau hari ini papanya gak libur, gantinya Fatih ikut mama ngaji aja. Biasanya, kalau mau ngaji Fatih bawa perbekalan biar anteng. Dari rumah Fatih bawa susu 3, yang satu buat dede bayi anaknya guru ngaji, yang dua buat Fatih katanya. Lalu sekalian berangkat kami pergi dulu ke warung untuk beli snack buat ngemil. Saat di warung, Fatih hanya meminta ciki J*tZ dua buah, M*m*gi satu, dan B*ng-b*ng satu. Dihitung-hitung habis 4.000 rupiah saja. Mamanya yang mikir-mikir lagi takut nanti cemilannya habis duluan sebelum selesai pengajian jadilah nambah ini itu dan total belanjaan jadi 10.000 rupiah. Sampai di tempat pengajian, Fatih mulai buka cemilan satu per satu. Dede ...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (9)

Bismillah.. Hari ini apa ya yang berhubungan sama finansial? Wkwkwk. Rasa-rasanya sih masih sama aja kaya sebelum-sebelumya. Monoton ya? Ihihi. Kalau bahas tentang keinginan dan kebutuhan, sebetulnya selama ada di lingkungan rumah, Fatih termasuk yang mudah mengerti keadaan dan gak neko-neko orangnya. Mudah diajak negoisasi. Kalau ada orang lain atau lagi di tempat umum, hmmmm ini nih yang kadang masih harus pinter-pinter negosiasinya. Seperti waktu kami lihat-lihat ke Mr. DIY, Fatih ikut lihat-lihat dan menemukan tumblr lucu berwarna ungu untuk anak usia TK lah. Fatih langsung ambil dan berbinar memberikan tumblr itu pada kami. Papanya memberi pengertian kalau itu untuk nanti kalau Fatih sudah sekolah. Ditambah harganya ya lumayan untuk barang yang masih bakalan jaraaaang banget dipakai. Doi mengiyakan, tapi tetap ingin membelinya sekarang. Susaaah banget dinegonya. Akhirnya tumblr tadi masuk ke keranjang tapi tanpa sepengetahuan Fatih saya taruh lagi ke tempatnya semula....

Game Level 8 - Cerdas Finansial (8)

Bismillah.. Pagi-pagi udah jajan~ Niatnya beli beras 3 liter, eh ada kembalian 3.000. Fatih yang ikut ke warung tiba-tiba menunjuk B*ng-b*ng di etalase. Pas ditanyain harganya 1.500. Hmm 1.500 lagi saya aja yang jajan, hoho. Belilah satu J*tZ plus satu M*m*gi. Sama-sama jajan 1.500 kan ya, ehehe. Sampai di rumah, Fatih makan jajanannya, saya juga makan jajanan saya. Seudah abis, eh Fatihnya mau katanya. Ooo tidak bisa, sudah habis 😂 Ya mau bagaimanapun, tadi udah deal dengan uang segitu mau dijajanin apa. Barulah Fatih pasrah menerima kenyataan 😁 Sore harinya, mamang roti anget lewat. Fatih cuma kode, "Eh mamah, ada roti anget. Dulu kaka suka beli ya." Terus saya langsung tanya aja, "Kaka mau roti anget?" Tanpa ba bi bu langsung teriak, "Mau!!!!" Pergi deh doi ke depan rumah, manggil mamangnya, terus minta yang strawberry. Eh ternyata gak ada, mamangnya bilang adanya blueberry, doi iya iya aja mungkin sama-sama ada berry-nya 😂 Saya yang n...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (7)

Bismillah... Pagi-pagi sudah drama. Drama tentang Fatih yang soft reset HP saya dan hal ini berbalik jadi teguran buat saya. Hampir sampai dzuhur gak ada aktivitas berarti, haha. Fatih juga udah mulai terbiasa jaga komitmen minum susunya.  Setelah dzuhur saya lanjut beres-beres dapur, sampai laporan ini ditulispun dapurnya masih belum beres, diabaikan begitu aja pas suami datang, hohoho~ Hari ini Fatih gak ada jajan sama sekali. Gak minta yang macem-macem juga, malah semangat untuk menambah hafalan biar dibeliin kereta api. Alhamdulillah tiap hari nambah satu ayat, semangat tinggal 17 ayat lagiii~ Rewelnya mulai keluar waktu kami ke pasar baru selepas Papanya pulang kerja. Bener yaa lebih enak belanja di langganan #ehcurhat. Di pasar Fatih mulai rewel karena mengantuk. Lalu setelah belanja kami beli dulu kopi kekinian ceritanya, pas kebeneran buy 2 get 1.  Jadilah kami dapat 2 kopi dan 1 teh. Sampai di rumah emang udah dasarnya rewel ya, Fatihnya gak mau berbagi...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (6)

Bismillah.. Sesuai perjanjian saat beli susu satu dus, Fatih hanya boleh minum susu 2 buah dalam 1 hari. Bebas mau diminum sekaligus atau pagi satu, sore 1. Selesai sarapan, Fatih meminta izin untuk minum susu 1 yang sudah disimpannya di kulkas dari semalam. Habislah ya ceritanya. Sekitar pukul 9 apa 10an gitu ya, saya bilang ke Fatih mau tidur dulu sebentar, mata beraaaat banget rasanya. Akhirnya saya ke kamar, Fatih lanjut nonton TV sambil main mobil-mobilan. Gak tau deh jam berapa, Fatih ke kamar, lalu bilang mau ikut tidur sama saya. Adzan dzuhur terdengar, saya bangun lalu shalat. Lanjut bikin ager kesukaan Fatih. Pas mau masukin ager ke kulkas, ehhhh ko gak ada susu? Hmmmm, berarti Fatih udah minum jatah susunya hari ini~ Fatih tidur agak lama, pas bangun yang ditanya adalah, "Eh mama udah bikin ager belum?" Saya cuma suruh doi lihat aja di kulkas ada atau ga. Daaaaaan girang banget pas liat agernya ada di kulkas~ Doi mau ambil tapi saya langsung in...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (5)

Bismillah.. Tidak seperti biasanya, pagi ini Aa ketoprak lewat lebih awal dari biasanya. Fatih yang tadinya merengek ingin dibuatkan sarapan macam bekal papanya mendadak langsung lari ke jendela menengok ketoprak Aa yang lewat sambil bilang ke saya, "Mama, kaka mau ketoprak Aa." Takut keburu jauh dan lama kalau saya kerudungan dulu Fatih langsung inisiatif keluar rumah dan panggil mamangnya setelah mendapat kode boleh dari saya. Anaknya udah berani pesen sendiri dan jawab kalau ditanya sama Aanya 😂 Selesai beli, Fatih harus dong menghabiskan ketopraknya. Sisa dua potong lagi padahal, lalu saya bilang, "Harus habis ya nanti mubazir, kan tadi kaka mau beli, jadi harus dimakan sampai habis." Ya meskipun banyak iklan akhirnya si lontong dua potong itu habis juga~ Oh ya, pesan papanya setiap berangkat kerja di gerbang pagar itu, "Fatih, nanti ngaji yaa sama Mama." Maksudnya tuh ngaji Iqra sama menghafal lagi. Lucunya, Fatih membalas, ...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (4)

Bismillah.. Agak dilema buat saya mengenalkan uang ke Fatih. Takut nantinya minta uang dan bisa kabur ke warung sendiri 😂 Tapi setelah dipikir-pikir, Fatih juga harus mengerti mamanya lagi pegang uang berapa, cukup gak sama apa yang ingin dibelinya. Salah satu contohnya adalah beli jamu yang jadi rutinitas Fatih tiap sore. Fatih tahu harga jamunya 2.000 rupiah dan tahu uang 2.000 itu seperti apa. Fatih dibiasakan untuk bawa uangnya sendiri dan ambil jamunya sendiri, saya ngintip aja dari jendela 🙊 Sore tadi, saya sengaja kasih Fatih uang 500-an 4 buah. "Kok uangnya gini sih?" Padahal kan sama aja jumlahnya 2.000 😂 Saya bilang aja gak apa-apa, coba kasih ke mas jamunya dan taraaa dikasih toh jamunya 😂 Masih terheran-heran tapi anaknya lanjut minum jamunya sampai habis. Terus lupa deh bahas soal uang 500 nya 😐 Selain itu, Fatih mulai penasaran dengan transaksi. Kalau mau bayar parkir, Fatih minta karcis dan uangnya. Doi yang kasih ke penjaganya. Tadi pun s...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (3)

Bismillah~ Akhir pekan artinya seharian bersama suami dan anak~ Hari ini kami berencana belanja bulanan, meskipun sebetulnya belum akhir bulan tapi berhubung beberapa item penting di rumah habis sebelum waktunya dan mamak pemburu diskonan jadilah belanja dimajuin, hehehe. Seperti biasa, saya sering lihat katalog akhir pekan barangkali ada diskon yang menggiurkan 🙊 Ternyata kali ini ada diskon susu UHT yang memang jadi incaran. Kan lumayan ya kemarin-kemarin belinya di warung terus bedanya sampai 1.000/pc #eaaa Saya sounding Fatih belanjaan utama kami, khususnya kebutuhan Fatih seperti susu dan pasta gigi. Sesampainya di tempat belanja, Fatih hanya ingin susu 6 buah saja, padahal saya sudah bilang mau beli susu yang banyak. Ya salah juga sih, buat Fatih 6 itu udah banyak, wkwkwk. Jadilah kami bernegosiasi di tempat dan menjelaskan bahwa ini sesuai dengan kebutuhan Fatih ke depannya. Akhirnya doi mau dan memilih rasa strawberry. Alhamdulillah, meskipun lihat mac...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (2)

Bismillah~ Selepas suami berangkat ke kantor, saya banyak diam di kamar, mata masih berasa perih, hidung kadang plong kadang mampet. Fatih yang mengerti mamanya lagi gak enak badan akhirnya main sendiri di ruang tengah. Yang terdengar oleh saya hanya bunyi lego yang sedang disusun. "Gujus gujus, gujus gujus...." Oh, kereta legonya selesai disusun. Setelah puas memutar kereta, Fatih mulai role play dan voice over dengan mainan buayanya. Kurang jelas topik pembicaraannya apa, yang ada Fatih langsung lari ke kamar lalu bercerita ke saya tentang obrolannya dengan buaya. "Mama mama, tadi kaka bilang ke buaya, kaka bikin kereta dari lego, terus kepala keretanya ga bagus. Terus buaya bilang, 'beli atuh,' terus kata kaka kan papanya kerja." Lucu nian anak ini kalau udah "menyerupai" suara buaya 😂 Dan kepikiran banget buat bilang, "Beli atuh." Emang sih wish list Fatih banget buat beli kereta api yang kadang dia curi-curi tonton di...

Game Level 8 - Cerdas Finansial (1)

Bismillah~ Setelah skip level 7 🙈 sekarang coba kembali ke track lagi, mudah-mudahan gak ada kendala lagi ya, yo semangat yoo~ Tema kali ini tentang cerdas finansial yang awalnya bikin mikir, ini anak 3,5 tahun gimana ya kalau disuruh mengelola keuangan 😐 Etapi untunglah ada diskusi dan jadinya mengenalkan konsep rezeki bisa jadi salah satu materi untuk disampaikan. Kalau ditanya Fatih sering jajan atau engga, untuk anak seusianya bisa dibilang gak suka jajan, jarang bangetlah. Paling kalau mau ikut pergi mamanya ngaji, baru deh Fatih diajak ke warung untuk beli susu dan cemilan buat ganjel selama nemenin saya. Tahu jajan juga dari Umi, Enin, sama Abahnya yang suka bawa ke warung kalau lagi ngasuh atau ngolo pas lagi rewel 😂 Pernah waktu Fatih ikut saya ke warung untuk belanja, Fatih menunjuk Yupi ingin dibeli. Tapi tapi tapi gak ada tuh perjanjian Fatih buat jajan, kan judulnya ikut mama belanja ke warung. Akhirnya gak saya turutin dan cus bawa Fatih pulang. Sa...

Game Level 7 - Semua Anak Adalah Bintang (1)

Bismillah~ Judul materi kali ini tuh "Semua Anak adalah Bintang," yang dimana kalau kita liat bintang tuh bawaannya takjub, lucu, waaaah, bersinar bagus gitulah ya. Nah yang jadi pertanyaan, sudahkah kita lihat hal yang bersinar tersebut dari anak kita? Untuk mengetahui "sumber cahaya" yang membuat anak kita bersinar terang benderang tentu adalah dengan mengobservasinya, melihat hal apa sih yang membuat mata anak kita berbinar dan pancarannya menular pada kita? #tsaaah Berhubung selama dua bulan ini kami sekeluarga dihebohkan dengan pindahan, ngebangun rumah, pindahan lagi, ditambah mamak sedang mual-mual trimester pertama, jadilah pancaran Fatih jarang dilirik oleh saya. Padahal saat dilihat secara seksama, Fatih memiliki empati yang cukup dalam terhadap sekitar. Misalnya, saat saya mual-mual Fatih ajak dede bayi dalam perut berbicara, "Dede bayi sehat yaa, jangan muntah-muntah terus." Ya padahal mamaknya yang muntah-muntah 😂 Cuma dia paham...

Game Level 6 - Math Around Us (10)

Bismillah. Alhamdulillah hari ini bisa pulaaaang~ Tantangannya adalah, harus bisa bedrest selama satu minggu di rumah. Suami mulai kerja lagi besok, yang berarti ku cuma berdua aja ama Fatih. Butuh bala bantuan dong yaa. Mamaku datang deh dari Bandung 😂 Sambil di jalan pulang, saya sounding ke Fatih kalau nanti ada Umi di rumah. Jadi, nanti Fatih perlu apa-apa bilang ke Umi. Harus nurut sama Umi. Lalu Fatih bertanya, "Kalau kaka sama mama, nanti mama sakit lagi? "Sekarang mama udah sehat? Dede bayi gak nangis lagi?" Ya saya jawab iya, Fatih harus baik, jangan rewel. Mungkin dia inget pesan papanya, "Kalau cerewet gapapa? Kalau rewel gak boleh?" Ya saya jawab iya lagi, lalu bertanya kalau rewel nanti saya gimana. Jawabannya, "Kalau kaka rewel, nanti mama sakit lagi, gitu?" Ya saya jawab iya lagi 😂 Sampai di rumah alhamdulillah Fatih nepatin janji, kecuali pas bagian makan ternyata keukeuh maunya disuapin saya padahal lagi mual pusing...

Game Level 6 - Math Around Us (9)

Bismillah. "Kiri kanan kiri kanan kiri kanan tepuk tangan!" Nyanyian Upin Ipin yang Fatih hafal. Setelah bisa membedakan kiri dan kanan, instruksi saya bisa lebih mudah dimengerti. Misalnya, saat makan harus dengan tangan kanan, atau saat menerima dan memberi sesuatu pada orang lain. Tangan kiri untuk cebok, dll. Hari ini kami bertiga lagi di sini. Enin pulang ke Bandung siang tadi. Jadilah Fatih ikut mengungsi ke rumah sakit. Alhamdulillah kasur sebelah masih kosong~ Jadi suami dan anak bisa ikut tidur dengan nyaman, hihi. Ngomong-ngomong soal kasur, tempat tidur disini bisa disetting untuk ketinggian masing-masing bagiannya menggunakan remote. Kasur saya disetting tinggi, sedangkan kasur sebelah disetting rendah. Fatih kesusahan kalau harus naik ke kasur saya. Sambil setting kasur untuk posisi tidur, jadilah Fatih membandingkan tinggi, rendah(pendek), atas, bawah. Seru? Buat anak mah pasti seruuu 😂 Yu ah nanti kita cari matematikanya di rumah a...

Game Level 6 - Math Around Us (8)

Bismillah. Hari ini syepiiiiiii 😭 Fatih pulang ke rumah, diasuh mama mertua. Suami bolak balik rumah-rumah sakit. Saya? Bobooo~ Gak ada partner matematika-matematikaan hari ini. Jadilah ku menghuleng sendiri. Paling menghitung jumlah tetesan infus per berapa detik jatuhnya biar kalau nanti distop pas ke kamar mandi atau ganti baju gak perlu manggil suster buat jalanin infusannya lagi (kecuali kaya kemarin tuh, gak mau jalan lagi infusannya). Selain itu, kadang saya juga ngitung usia kandungan yang sekarang trus dibandingin ama yang kedua kemarin. Dari itung per HPHT sama cekkin hasil USG 😂 Plus ngira-ngira nanti tuh usianya harusnya berapa minggu. Ya gitulah pokonya 😂 Mudah-mudahan cepet sehat lagii bisa partneran ama Fatih lagiii. #hari8 #gamelevel6 #tantangan10hari #ilovemath #matharoundus #kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Game Level 6 - Math Around Us (7)

Bismillah. "Mama, sekarang udah jam 3?" Tanya Fatih saat lihat jam dinding. "Bukan, sekarang jam 11, kaka bobo dulu ya." Fatih lihat jam fokusnya ke angka yang panjang ternyata 😂 Sesabar itu Fatih nemenin sampai jam segini. Selama tindakan Fatih juga yang nemenin. Bahkan menghitung tiap tetes infusan yang jatuh. Pas masuk ruang rawat, kebetulan kasur yang satu lagi kosong dan kata perawatnya boleh dipake. Bagian untuk kepalanya miring, eh dibilang mirip bentuk perosotan 🙈 Matematika hari ini apa ya? Ah pokoknya mah alhamdulillah punya anak sholeh banget, sayang banget sama mama sama dedenya :") Tak terhitung~ #hari7 #gamelevel6 #tantangan10hari #ilovemath #matharoundus #kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Game Level 6 - Math Around Us (6)

Bismillah. Setelah sekian lama, akhirnya Fatih mulai anteng main lego lagi~ Kalau biasanya legonya dibuat kereta api, mobil, atau pesawat, kali ini kami bermain tebak-tebakan bentuk menggunakan lego. Bukan disusun dipasangkan, tapi ya legonya dibentuk aja gitu sesuai sama yang kita inginkan, lalu ditebak legonya membentuk apa. Saya dan Fatih bergantian membentuk lego. Dari bentuk huruf, angka, bunga, pesawat, kereta api, kami coba bentuk satu per satu. Kegiatan ini membantu Fatih untuk merecall bentuk benda dan menuangkannya kembali menggunakan lego. Selain itu, Fatih juga belajar bagaimana agar bentuknya simetris dan menaksir jumlah dan bentuk lego yang diperlukan. Lumayanlah ya anteng dan jadi alternatif lain kalau bosen disusun-susun. #hari6 #gamelevel6 #tantangan10hari #ilovemath #matharoundus #kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Game Level 6 - Math Around Us (5)

Bismillah. Setelah kemarin drama Fatih gak mau minum obat, eh pagi-pagi malah gampang banget banget banget minum obatnya. Alhamdulillah gak ada drama dan anaknya gak batuk pilek lagi. Tapi...balik ke saya dramanya. Pusing, mual, pilek seharian. Rumah g sempet diberesin, gak masak, beneran tiduran seharian. Mungkin Fatih lapar, dia bawa Koko Crunch ke kamar, dituangin ke mangkok. Abis itu? Dia makan satu, terus satunya lagi disuapin ke saya 😭 Berasa terharu bangeeeet. Alhamdulillah Fatih mau berbagi. Kalau dia makan dua, saya juga disuapin dua. Pas sisanya ada 1, Fatih tanya, "Mama ini dibagi dua?" ya tapi kan g bisa, keras 😂 Akhirnya disuruh dimakan aja ama Fatih. Eh taunya dia makan, abis itu dia ambil lagi 1 biji dari dus. Biar sama, katanya. Alhamdulillah, udah mulai ngerti harus berbagi dan gimana biar sama-sama kebagian padahal doi lagi laper banget :") #hari5 #gamelevel6 #tantangan10hari #ilovemath #matharoundus #kuliahbund...

Game Level 6 - Math Around Us (4)

Bismillah. "Mama, sekarang udah siang belum?" "Mama, Papa pulangnya malem lagi?" Ya gitu deh, berhubung di rumah gak punya jam, kami lebih sering mendefinisikan waktu dengan pagi, siang, malam 😁 Kadang ajak Fatih lihat jam di HP kalau ada kesepakatan yang satuannya waktu. Misalnya, nanti telepon eninnya jam 19.30. Fatih jadi cek jam di HP angka jamnya segitu atau belum. Hari ini saya ada rencana mau keluar rumah untuk mengurus kartu pascabayar dan juga belanja. Saya bilang ke Fatih "nanti siang" kita pergi keluar. Setelah papanya berangkat kerja, Fatih bertanya, "Mama, sekarang udah siang belum?" 😂 Berhubung kami keluar pas tengah harian, Fatih pun komentar, "Mama, mataharinya di atas terang banget. Panas kepala kaka. Sekarang udah siang ya? Kaka mau bobo." Ya beginilah karena biasanya saya suka bilang, "Kaa, udah siang, panas tuh, bobo siang dulu ya." 😂😂😂 Memasuki maghrib, Fatih tahu ini sudah ...

Game Level 6 - Math Around Us (3)

Bismillah. Matematikaaaaa, kesannya hitung-hitungan terus gitu ya. Kadang jadi ngeblank juga ini maksudnya matematika sekitar kita tuh ngapain aja. Katanya, main pasir aja itu udah matematika. Eeeh kebeneran lagi banyak pasir sama batu di rumah, haha. Fatih mainin batu split, balapan dengan Neneng (anak kakak sepupu) untuk merapikan batu split yang ke jalan agar rapi menumpuk lagi. Lumayan lah ya, belajar berpikir gimana biar bisa cepet beresin batunya. Selain itu, Fatih juga mulai menjamah puzzle angka, huruf, dan hijaiyah lagi. Salah satu favorit Fatih karena bisa belajar bentuk dan bahkan mengenali bentuk sesuai tempat dan fungsinya. Alhamdulillah. Hari ini berasa keteteran nih, besok lebih semangaaat~ #hari3 #gamelevel6 #tantangan10hari #ilovemath #matharoundus #kuliahbundasayang @institut.ibu.profesional

Game Level 6 - Math Around Us (2)

Bismillah. Berhubung sedang banyak peralatan "perang" untuk membangun rumah, Fatih jadi lebih sering berhitung. Misalnya, berhitung jumlah pintu yang belum dan sudah terpasang, menghitung jendela, atau sekedar menghitung motor yang lewat ketika kami sedang memantau proses pembangunan. Hari ini, Fatih senang sekali bermain meteran. Wa Jilun (sepupu sekaligus yang memborong pembangunan rumah) menemani Fatih bermain dengan meteran. Fatih asyik mengukur sesuatu. Wa Jilun juga menyuruh Fatih menarik meteran sampai angka tertentu dan melihat adakah ukuran yang sama. Yang namanya anak-anak ya, lama-lama Fatih malah mainin meterannya. Ditarik, terus dilepas, ya gitulah, mamaknya juga dulu gitu soalnya, wlwkwk. Akhirnya diminta berhenti karena bahaya takut tersayat saat meterannya dilepas. Sore harinya, kami pergi ke Mitra10. Mayan doong keramik sama granit lagi banyak yang diskon 😁 Sambil hitung menghitung diskonan plus jumlah keramik yang kami butuhkan, Fatih ma...

Game Level 6 - Math Around Us (1)

Bismillah. Huaaa sudah memasuki akhir dari semester 1!!! Kali ini kita akan menemukan matematika di sekitar kita~ Matematika itu paling sering dipake untuk killing time~ Contohnya waktu kami lagi nunggu antrian ke dokter. Berawal dari dapet antrian nomor 7, Fatih mulai bertanya-tanya kapan saya akan diperiksa. Kamipun menghitung nomor berapa yang sudah masuk dan berapa lagi sisanya sampai nomor 7. Sambil menunggu karena satu nomor saja lumayan lama, Saya dan Fatih main ayam-ayaman(?). Gak taulah pokoknya bapaknya nyebutnya begitu 😂 Kami bermain adu jempol dan dianggap menang jika bisa menahan sampai angka 10. Seru? Seru dong~ Belum beres ngitung sampai 10 udah kabur jempolnya 😂 Jadilah mengulang-ngulang menyebut angkanya lagi 😁 Tantangan kali ini asyik banget. Kadang berasa banyak banget yang pingin ditulisin, tapi berakhir entah kemana ceritanya 🙈 Yok semangat semangaaat~ #hari1 #gamelevel6 #tantangan10hari #ilovemath #matharoundus #kuliahbundasayang...

Game Level 5 - Pohon Literasi (10)

Bismillah. Sungguh ku iri sekali lihat Fatih bisa duduk santai gini sambil baca buku, huhuhu. Kebayang gak sih ini pewe banget, baca novel sambil nyender begitu~ Yak semoga mamak juga menemukan tempat yang nyaman untuk baca yaaaa~ Buku-buku yang Fatih baca memang buku yang sudah sering dibaca sedjak doeloe. Anehnya, anaknya gak pernah bosan meskipun sudah hapal isinya seperti apa. Seringkali minta dibacakan, lalu dia improvisasi bercerita sesuai dengan gambar yang dilihat. Kadang juga jadi cerita pengalamannya yang sama dengan apa yang dilihat di bukunya. Seperti saat itu lihat paprika di pasar dan penasaran pingin dibeli karena sama dengan di buku. Baca buku bagus juga untuk buat Fatih penasaran dengan apa yang dibacanya. Lalu seperti saat baca Iqra ini juga, Fatih sudah hafal hijaiyah, lalu selain dibaca dia juga mengobservasi desain buku tersebut dan mulai bercerita.  Buku lainnya minta gantian dibaca, kadang jeda dulu main yang lain atau minum atau apapunlah. A...

Game Level 5 - Pohon Literasi (9)

Bismillah. Buku selanjutnya adalah buku Masya Allah. Isinya berdiri sendiri, jadi gak berkaitan atau menyusun sebuah cerita. Hanya berbentuk narasi kapan kita mengucap Masya Allah. Saking seringnya dibacain, kadang Fatih protes kalau ada kata-kata yang dilewat, hahaha. Apalagi pas bagian awal tik tik tik bunyi hujan yang harus sama intonasi, kata, dan ekspresinya.  Buku ini bagus karena bentuknya pengulangan, sehingga anak semacam di drill untuk terbiasa mengucapkan itu dan diberi pengertian konteks juga maknanya. Semoga selalu diamalkan yaaa~ #hari9 #GameLevel5 #Tantangan10Hari #PohonLiterasi #KuliahBundaSayang @institut.ibu.profesional

Game Level 5 - Pohon Literasi (8)

Bismillah. Allah Ciptakan Tubuhku masih jadi buku favorit Fatih. Isinya bermacam-macam dan bisa diobservasi juga di sekitar Fatih. Sampai pada halaman akhir dimana ada kucing ikut tidur dengan karakter di buku, Fatih langsung bercerita tentang kucing liar di sini yang slonong boy suka tiba-tiba udah ada di kasur lenyeh-lenyeh 😬 Meskipun penggambarannya kucing dan anak tersebut tidur nyenyak di kasur, Fatih masih skeptis karena sama-sama gak suka kalau kucing liar masuk rumah dan kecolongan tidur di kasur. Sempat bertanya, "Kok memengnya bobo di kasur? Kan jiji." Maaf ini mah mamanya yang suka otomatis komentar kaya gitu kalau si kucing tadi masuk rumah, huhuhu. Akhirnya saya ingatkan Fatih sama kucing di rumah temannya, yang bagus, rapi, bersih. Yang seperti itu boleh di rumah. Kalau yang kotor kasih mamam aja di luar. Duh maaf ya mamaknya takut binatang, huhuhu. #hari8 #GameLevel5 #Tantangan10Hari #PohonLiterasi #KuliahBundaSayang ...

Game Level 5 - Pohon Literasi (7)

Bismillah. Baca buku apalagi yaaaaa.. Buku tentang makan itu Fatih punya 2. Yang satu kurang sesuai ekspektasi, terlalu banyak contoh buruknya, hahaha. Jadi kalau bacain juga kebanyakan improvisasi "Jangan kaya gini ya." Buku yang ini lumayan lebih bisa sesuai apa yang diharapkan, penggambarannya positif dan menghubungkan dengan pengalaman Fatihnya juga lebih mudah. Dibandingkan harus bilang, "Tuh kakak jangan gitu ya jelek," masih lebih menyerap ketika bilang, "Wah hebat ya bisa makan sendiri, dicoba ya sedikit-sedikit tuh jadi bisa deh." Sugestinya positif aja gitu, wkwkwk Semoga dengan rajin dibaca bisa diikuti juga ya yang baik-baiknya. Semangat~ #hari7 #GameLevel5 #Tantangan10Hari #PohonLiterasi #KuliahBundaSayang @institut.ibu.profesional

Game Level 5 - Pohon Literasi (6)

Bismillah. Hari ini kami sudah di Karawang lagi~ Buku yang Fatih baca adalah Aku Bisa Pup Sendiri. Buku yang udah hatam ya dari zaman masih toilet training, hahaha. Meskipun alhamdulillah sekarang sudah tamat TT nya, cuma masih ada PR buat lepas dan pakai celana sendiri.  Fatih sebetulnya udah bisa lepas dan pakai sendiri, tapiiii setelah pindah Fatih maunya dibantuin mama terus. Ditambah ternyata pas kami baca buku itu, ada bagian dimana mamanya bantuin si anak lepas celana. "Tuhkan, dilepasin sama mama ini juga," doeeeeeng~ Lanjut baca bagian setelah bersih-bersih ternyata anaknya pakai celana sendiri, yuhuuu~ Balik mamanya yang bilang, "Eh ini kakanya pake celana sendiriii." Ini udah berasa jadi ajang sindir menyindir aja gitu 😂 Selepas kami membaca, saya tanyakan ulang pesan dari buku tersebut. "Jadi kaka kalau mau pipis bilang ke siapa? Celananya dibuka sama siapa? Pipisnya dimana?" dan sebagainya. Semoga bisa dipahami ya F...