Skip to main content

Game Level 6 - Math Around Us (4)

Bismillah.


"Mama, sekarang udah siang belum?"
"Mama, Papa pulangnya malem lagi?"

Ya gitu deh, berhubung di rumah gak punya jam, kami lebih sering mendefinisikan waktu dengan pagi, siang, malam 😁 Kadang ajak Fatih lihat jam di HP kalau ada kesepakatan yang satuannya waktu. Misalnya, nanti telepon eninnya jam 19.30. Fatih jadi cek jam di HP angka jamnya segitu atau belum.

Hari ini saya ada rencana mau keluar rumah untuk mengurus kartu pascabayar dan juga belanja. Saya bilang ke Fatih "nanti siang" kita pergi keluar. Setelah papanya berangkat kerja, Fatih bertanya, "Mama, sekarang udah siang belum?" 😂

Berhubung kami keluar pas tengah harian, Fatih pun komentar, "Mama, mataharinya di atas terang banget. Panas kepala kaka. Sekarang udah siang ya? Kaka mau bobo." Ya beginilah karena biasanya saya suka bilang, "Kaa, udah siang, panas tuh, bobo siang dulu ya." 😂😂😂

Memasuki maghrib, Fatih tahu ini sudah malam. Seperti biasa, Fatih tanya, "Papa pulangnya malem ya ma? Malem sekarang atau malem banget?" Ternyata jam 20.00 itu masih termasuk malem sekarang, kalau jam 21.00 berarti malem banget dan Fatih harus tidur (Meskipun akhirnya tetep aja jadinya cuma tiduran nungguin papanya pulang 😪)

Konsep waktu belum betul-betul diajarin sih, yang pasti Fatih udah tahu bedanya pagi, siang, malem, dos and donts nya. Untuk baca jam paling ya baca sama bedain jam siang jam malem pake format 24 jam 😂 Lumayan ngefek ke kegiatan harian Fatih.

Gak ada stok foto hari ini, jadi pake foto yang ada aja waktu main jam-jaman di tempat main, ehehe.

#hari4
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.