Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2019

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (10)

Bismillah~ Sudah hari kesepuluh :") Memasuki minggu-minggu padat rasanya fokus saya pada Fatih berkurang. Serasa banyaaaak banget yang harus dikerjakan, jadinya Fatih kadang main sendiri atau justru bantu saya. Hari Sabtu ini karena papanya gathering, jadi Fatih saya ajak ikut ke kajian. Alhamdulillah selama kajian Fatih anteng dengan drawing boardnya tanpa harus saya dampingi. Fatih menggambar apapun yang dia tahu, mulai dari alfabet, hijaiyah, angka, gambar kereta, menulis beberapa kata, dan meniru tulisan yang ada di sekitarnya. Kajian berlangsung selama 2 jam, alhamdulillah Fatih bisa mengikuti meskipun diakhir-akhir mulai gak bisa diam, loncat-loncat dan jalan-jalan kesana kemari. Sorenya, kami menjemput papa ke kantor area. Waaaa dibawain angklung~ Fatih excited karena ini alat musik yang belum pernah dia lihat. Doi cuma lihat di video yang papanya kirim semalam waktu lagi mainin angklung. Sesampainya di rumah, Fatih langsung ingin mencoba angklu...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (9)

Bismillah~ Hari Jum'at ini papa Fatih ada acara gathering dari kantornya. Setelah saya dan Fatih mengantarkan papanya ke tempat pemberangkatan, Fatih bertanya-tanya, "Mama papa kemana?", "Ko papa berenang?", "Kaka juga mau berenang." Saya akhirnya coba mulai balik bertanya pada Fatih mengenai keinginannya untuk berenang. Fatih pun menceritakan kembali memorinya yang berenang di air hangat Sabda Alam dengan eninnya. Mulai dari gayanya berenang, main air mancur, naik ban, dan main-main dengan enin abahnya diceritakan. Bercerita kayanya bikin Fatih capek juga. Doi pun lupa keinginan untuk ikut papanya berenang dan malah makan, lalu tidur. Fatih tidur sampai maghrib 😂 Akhirnya terjagalah doi dan mamanya ini sampai tengah malam. Kegiatan sampai tengah malam itu hampir sama seperti biasanya. Mulai dari murojaah, menulis, menggambar, main mobil-mobilan. Jadi garis besar pembelajaran hari ini: 1. Visual -Menggambar -Menulis -Mem...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (8)

Bismillah~ Masih eeeaaa for Indonesia~ Alhasil hari ini saya sama Fatih banyak leyeh-leyeh nonton Indonesia Open. Tumpukan baju di depan, mata tetep tertuju ke TV 😂 Ah sebelum itu pagi-pagi Fatih main lego. Gak tau deh bikin apa aja, pokonya pasang bongkar pasang bongkar aja gitu. Setelah itu Fatih manggil saya, saya disuruh lihat hasil karyanya. Disitu Fatih menjelaskan kalau doi baru membuat helikopter dan ditunjukkan bagian-bagiannya. Biasanya, Fatih menyusun lego dengan papanya. Sepertinya terinspirasi sama buatan papanya, jadilah doi bikin versinya sendiri. Siang sampai sore mamak gak produktif, maaf yaaaaa, huhuhu. Indonesia Open mengalihkanku 😭 Selesai acara badminton Fatih ambil alih, langsung stel Asmaul Husna. Malulah kau, Den, anakmu lebih rajin dengerin murottal :( Asmaul husna ini gak pernah diajarin. Jadi ya diperdengarkan saja berulang-ulang. Hasilnya, beberapa Fatih tebak lalu diikuti. Paling dikoreksi dikit-dikit di bagian akhirnya. ...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (7)

Bismillah~ In do ne sia! Dug dug dug dug dug~ Indonesia Open mengalihkan perhatian kami 😂 Setelah Fatih terjaga sampai tengah malam nunggu papanya pulang, bangunnya pun jadi agak siang. Setelah itu, tidur siang lagi 😂 Bangun-bangun nonton badminton sama mamanya. Sungguh kami kurang produktif hari ini :") Selesai menonton akhirnya kami kembali ke realita~ Saya pun harus masak 😂 Saat masak, Fatih yang melihat saya akan mengupas telur bilang kalau doi ingin bantu mama. Alhamdulillah~ Saya tinggal Fatih ke dapur. Selagi menunggu masakan matang, saya kembali ke kamar untuk cek telur puyuhnya. Daaaan........ Alhamdulillah~ Anteng sekali anaknya :") Bahkan sambil mengaji :") MasyaAllah... Selesai masak kami pun menunggu papa pulang. Papa-anak time~ Fatih murojaah bareng papanya. Melihat kegiatan singkat hari ini, yang teramati adalah: 1. Visual -Fokus pada hal yang dikerjakan (mengupas telur) -Mementingkan penampilan (rapi dalam men...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (6)

Bismillah~ Sejauh ini saya sering menjelaskan rencana mudik kami pada Fatih agar Fatih tahu akan kemana kami pergi. Misal nanti sore naik bis ke rumah enin, terus besok ke rumah umi, besoknya lagi ke enin lagi, terus pulang deh ke rumah kakak. Begitupun saat kami ke Yogyakarta. Nah kali ini saya coba menguji kemampuan auditori Fatih apakah betul ingat dan paham atau tidak dengan memberi daftar belanja secara lisan. Kebetulan stok beberapa bahan di rumah sudah habis dan Fatih juga ingin ikut ke pasar.  Saya minta Fatih pakai sendal sementara saya minum dahulu, eh Fatih malah pake sepatu boots, "Kata enin kalau ke pasar pake iniiiii," begitu katanya 😂 Inisiatif pakai boots sendiri Ganti celana terus pakai boots sendiri Sebelum berangkat ke pasar, saya coba menyebutkan apa saja yang akan saya beli. M : "Kak, nanti ingetin mama yaa. Mama mau beli mangga, terus beli telur, terus beli terigu, terus beli timun." F  : "Beli apa mama?" ...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (5)

Bismillah~ Saat orang-orang mulai sibuk dengan #HariPertamaSekolah, tahun ini Fatih masih di rumah dan belajar ama mamanya, gak apa-apa ya, nak? Hehehe Pagi-pagi Fatih main sama buaya-buayaan punya papanya. Awal punya mainan ini beberapa hari yang lalu Fatih masih takut dan bahkan melarang mama papanya untuk main. "Jangan! Takut digigit!" Terlepas dari ini memang cuma mainan dari plastik, tapi ya memang konsepnya digigit beneran, dicapit gitu dan suaranya keras, hahaha. Setelah kesini-sini lihat mama sama papanya main terus diajakin terus, akhirnya doi pun memberanikan diri, asal dipegangin mulut buayanya. Setelah itu? Ya jadi suka, ini pagi-pagi aja udah mainin. Kadang buayanya diajak ngobrol, kadang diajak sambung ayat (Fatih voice over buayanya, hahahaha) Ekspresi saat gigi yang dipilih bukan zonk :"D Puas bermain dengan buaya, Fatih menyalakan speaker quran, minta 'amma yang papa katanya. Nah, mumpung anaknya yang minta, akhirnya saya coba alih...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (4)

Bismillah. Ayah-anak time~ Berhubung saya ada jadwal kajian rutin bulanan, Fatih pun jadinya ada waktu lagi untuk berduaan sama papanya, hohoho~ Pagi-pagi suami dan Fatih antar saya ke tempat kajian. Setelah itu pulang lagi ke rumah. Tik tok tik tok tik tok~ Tring! Ada WhatsApp dari suami yang isinya video Fatih.  Dari situ, bisa dilihat kalau Fatih masih ingat apa yang ditontonnya, doi hafal ada kartun sepakbola. Sayangnya, nama kartun sama nama papanya mirip-mirip dan jadi kecampur diingatannya, hahahaha. Sejak kapan Captain Tsubasa jadi Captain Subagja? Gak tahu juga 😂 Setelah saya selesai acara, suami dan Fatih jemput lalu lanjut ke Perumnas. Setelah dzuhur kami pun makan siang ke dekat Masjid Perum Peruri. Selama menunggu makan, Fatih tidak mau diam 😂 Sering mengelilingi meja sambil berbicara sendiri. Lalu tiba-tiba Fatih memanggil, "Mama mama! Liat ada huruf Y! Tuh Y" Fatih menunjuk-nunjuk tiang rangka yang mirip huruf Y dan W. Karena tiangn...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (3)

Bismillah~ Memasuki akhir pekan artinya kemungkinan besar kami ada agenda keluar rumah, horaaay! Agenda mingguan kali ini adalah mamak ada jadwal ngaji pagi dan kebetulan gak bentrok jadwalnya ama suami. Artinya? Fatih bakalan diasuh papa selama dua jam, huohoho~ Jadilah saya pergi ke tempat ngaji dianter suami dan Fatih, abis itu suami ajak Fatih ke tempat cuci motor sekaligus nunggu di kantor temen suami. Laporan dari suami selama bareng Fatih adalah dia excited! Amazed! Hahaha dasar anak rumahan yaa 😂 Liat mobil yang didongkrak dinaikin ke atas buat dicuci aja takjub. Liat motor disabunin terus dicuci salju heboh 😂 Jadi meskipun di luar rumah dan nunggu lama ternyata doi bisa anteng. Kegiatan sama papanya Fatih ceritain ke saya pas di rumah. Terus Fatih ingin video call ke Eninnya, dan selama video call selain ngobrol dan show off (hahaha) doi juga cerita soal cuci motor bareng papanya tadi. Selama bercerita, Fatih bisa merunut kegiatan dan menirukan suara-suara yan...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (2)

Bismillah~ Seperti hari-hari lainnya, Fatih banyak menghabiskan waktu di rumah sama saya. Ruangan yang sering dipakai itu kamar, jadi ya semua mainan, buku, dan lain-lainnya kebanyakan ada di kamar utama. Berhubung saya, Fatih, dan suami memasuki waktu bagian mulai-berasa-cape-dan-sakitnya pasca Karawang-Bandung-Ciamis-Bandung-Karawang dalam 3 hari, akhirnya kegiatan di rumah setelah selesai cuci mencuci adalah istirahat, gogoleran aja gitu, hahaha. Saya belum lanjutin hafalan Fatih, bener-bener break dari segala target pembelajaran. Nah akhirnya jadi ada bahan untuk observasi anak. Tidak ada target, tidak ada stimulus, pokoknya terserah anaknya mau ngapain aja hari itu. Daaaan ternyataaaaa... ya sama-sama aja kaya hari-hari biasanya. Gak jauh-jauh dari buku, drawing board, mobil-mobilan, dan lego 😂 Setiap kali Fatih main drawing board, itu bisa anteng sampai 30 menit - 1 jam. Pokoknya dari saya awal saya tinggalin cuci gusrek sampai beres itu anaknya masih anteng tulis-t...

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (1)

Bismillah~ Olaaa~ Selamat datang di game yang baru~ Kali ini, tantangan yang disuguhkan adalah menemukan gaya belajar anak agar kita sebagai orang tua dapat melakukan pendampingan dengan tepat 👍 Berdasarkan materi BunSay mengenai gaya belajar anak, secara garis besar masing-masing gaya belajar memiliki ciri-ciri sebagai berikut. Berhubung anakku baru satu dan usianya saat ini 3 tahun 3 bulan, jadi hal yang paling mungkin dilakukan adalah observasi, kira-kira condong ke gaya belajar yang mana nih di antara 3 itu. Usianya memang masih ada di tahap eksplorasi, sih, tapi mengingat lagi di fase golden age, jadi kayanya perlu juga lihat gaya belajar yang dominan saat ini supaya nilai-nilai dasar yang ingin kita tanamkan bisa terserap dengan optimal. Rencananya saya akan melakukan observasi beberapa hari dilanjutkan dengan "uji coba". Observasinya dilakukan di dalam rumah dan di luar rumah, tanpa target, hanya melihat reaksi anak terhadap suatu kegiatan dan ke...

Aliran Rasa Game Level 3 - Family Project

Alhamdulillah. Akhirnya tantangan kali ini selesai meskipun prakteknya masih berlangsung 😄 Melatih kecerdasan anak usia 3 tahun memang susah-susah gampang. Di saat anak sedang dalam masa mudah menyerap informasi dan meniru sekelilingnya, ada PR besar bagi saya sebagai orang tua untuk mendampingi anak agar tidak salah menyerap ilmu. Rasanya, ingin ngejejelin anak ilmu ini itu dari A sampai Z. Tapi nyatanya, semua ada porsinya. Saya harus memilah apa dulu nih yang harus dicapai sama Fatih? Kenapa? Berapa lama? Gimana caranya? Karena memang gak bisa semuanya dikasih ke anak, harus lihat kebutuhannya dan apa dampak ke depannya.  Kalau dibilang bingung, selama tantangan ini kadang bingung harus laporin apalagi, hahaha. Karena ya memang target yang ingin dicapai sudah jelas dan metode yang dipake semacam drilling,  mengulang-ngulang terus materinya. Ya paling divariasikan medianya. Jadi berasa monoton kali ya? Tantangan kali ini lebih jadi rem untuk saya. F...