Skip to main content

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (9)

Bismillah~

Hari Jum'at ini papa Fatih ada acara gathering dari kantornya. Setelah saya dan Fatih mengantarkan papanya ke tempat pemberangkatan, Fatih bertanya-tanya, "Mama papa kemana?", "Ko papa berenang?", "Kaka juga mau berenang."

Saya akhirnya coba mulai balik bertanya pada Fatih mengenai keinginannya untuk berenang. Fatih pun menceritakan kembali memorinya yang berenang di air hangat Sabda Alam dengan eninnya. Mulai dari gayanya berenang, main air mancur, naik ban, dan main-main dengan enin abahnya diceritakan. Bercerita kayanya bikin Fatih capek juga. Doi pun lupa keinginan untuk ikut papanya berenang dan malah makan, lalu tidur.


Fatih tidur sampai maghrib 😂 Akhirnya terjagalah doi dan mamanya ini sampai tengah malam. Kegiatan sampai tengah malam itu hampir sama seperti biasanya. Mulai dari murojaah, menulis, menggambar, main mobil-mobilan.

Jadi garis besar pembelajaran hari ini:

1. Visual
-Menggambar
-Menulis
-Memperhatikan penampilan (main lego, menyusun mobil)
-Mengingat detail kenangan (tempat, wajah, kegiatan) 

2. Auditori
Murojaah bersama video murottal.

3. Kinestetik
-Senang hal yang menyibukannya
-Berbicara dengan nada berpola
-Berbicara sambil menggerakkan tubuhnya.

Semangat!

#harike9
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayang

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.