Skip to main content

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (7)

Bismillah~

In do ne sia! Dug dug dug dug dug~
Indonesia Open mengalihkan perhatian kami 😂 Setelah Fatih terjaga sampai tengah malam nunggu papanya pulang, bangunnya pun jadi agak siang. Setelah itu, tidur siang lagi 😂 Bangun-bangun nonton badminton sama mamanya. Sungguh kami kurang produktif hari ini :")

Selesai menonton akhirnya kami kembali ke realita~ Saya pun harus masak 😂 Saat masak, Fatih yang melihat saya akan mengupas telur bilang kalau doi ingin bantu mama. Alhamdulillah~

Saya tinggal Fatih ke dapur. Selagi menunggu masakan matang, saya kembali ke kamar untuk cek telur puyuhnya. Daaaan........


Alhamdulillah~ Anteng sekali anaknya :") Bahkan sambil mengaji :") MasyaAllah...

Selesai masak kami pun menunggu papa pulang. Papa-anak time~ Fatih murojaah bareng papanya.


Melihat kegiatan singkat hari ini, yang teramati adalah:

1. Visual
-Fokus pada hal yang dikerjakan (mengupas telur)
-Mementingkan penampilan (rapi dalam mengupas telur)

2. Auditori
-Mengikuti irama yang didengar (mengikuti murottal)
-Mengikuti warna suara (membedakan suara sendiri dan buaya saat murojaah)

3. Kinestetik
-Menghafal sambil bergerak (murojaah sambil mengupas telur)

#harike7
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayang

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.