Skip to main content

Game Level 4 - Gaya Belajar Anak (3)

Bismillah~

Memasuki akhir pekan artinya kemungkinan besar kami ada agenda keluar rumah, horaaay!

Agenda mingguan kali ini adalah mamak ada jadwal ngaji pagi dan kebetulan gak bentrok jadwalnya ama suami. Artinya? Fatih bakalan diasuh papa selama dua jam, huohoho~ Jadilah saya pergi ke tempat ngaji dianter suami dan Fatih, abis itu suami ajak Fatih ke tempat cuci motor sekaligus nunggu di kantor temen suami.

Laporan dari suami selama bareng Fatih adalah dia excited! Amazed! Hahaha dasar anak rumahan yaa 😂 Liat mobil yang didongkrak dinaikin ke atas buat dicuci aja takjub. Liat motor disabunin terus dicuci salju heboh 😂 Jadi meskipun di luar rumah dan nunggu lama ternyata doi bisa anteng.

Kegiatan sama papanya Fatih ceritain ke saya pas di rumah. Terus Fatih ingin video call ke Eninnya, dan selama video call selain ngobrol dan show off (hahaha) doi juga cerita soal cuci motor bareng papanya tadi. Selama bercerita, Fatih bisa merunut kegiatan dan menirukan suara-suara yang dia dengar sambil diperagain 😂 Terus yang sempat bikin bingung adalah waktu Eninnya nyuruh Fatih baca An-Naba', pas sampai di ayat "Waja'alna naumakum subata," doi ngulang-ngulang terus dengan cepat. Ketika ditanya jawabnya, "Kaya baca papaaaa," padahal papanya gak pernah baca kaya gitu. Tring! Ku pun ingat ternyata maksud Fatih itu bukan papa, tapi suara qori' dewasa pas doi menghafal ayat itu. Jadi ceritanya saya repeat one gitu di speaker qurannya pas bagian ayat itu, eh diikutin diulang-ulangnya 😂


Dari aktivitas hari ini bisa disimpulkan:

1. Visual
-Menceritakan kembali apa yang dilihat (Saat ikut ke pencucian motor)

2. Auditori
-Menirukan suara-suara yang pernah didengar (Saat ikut ke pencucian motor, meniru pembacaan ayat dari speaker quran)

3. Kinestetik
-Menggerakkan anggota tubuh saat berbicara (Saat menceritakan kembali pengalaman ke tempat cuci motor)

Hmm, kalau waktu seharian di rumah lebih condong ke visual, kali ini meskipun masing-masing 1 poin tapi sepertinya auditorinya lebih kuat saat di luar rumah. Baiklaah kita lanjutkan observasi besok~ Semangat!

#harike3
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahbundasayang






Comments

Popular posts from this blog

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Malam

Sudah pukul 23:37. Tiga anak kadang beradu dalam satu tempat tidur. Ada yang guling ke kiri, ada yang niban anak lainnya, ada yang kaki di kepala, kepala di kaki 😂. Wajah-wajah manis yang kelelahan setelah menjalani hari. Wajah-wajah yang membuatku penuh rasa bersalah atas perbuatanku sedari pagi. Mataku selalu berkeliling, memperhatikan nyamuk yang seringkali hinggap tanpa permisi. Sekali lagi aku memandangi mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Si sulung yang lengan dan kakinya penuh luka akibat jatuh tempo hari, memarnya juga masih terlihat hingga kini. "Kurus," batinku. "Kasian," tambahku. Aku harusnya lebih bersabar menghadapinya, lebih mendekatkan diri dengannya, lebih perhatian lagi pada setiap permintaannya. Evaluasi diri yang selalu terjadi di setiap malam sebelum tidur, yang entah hilang kemana setiap bangun pada paginya. Kesal karena anak susah bangun yang berimbas pada kegiatan lainnya selalu menjadi awal memulai hari. Pokoknya, entah kenapa seti...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.