Skip to main content

Posts

Showing posts from 2024

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Prioritas

Burn out. Istilah zaman sekarang katanya sih itu. Rasanya jadi seorang perempuan, banyak tuntutan. Kewajibannya bejibun. Kalau terjadi sesuatu, pasti kesalahan istri/ibu. Anak salah seragam, salah ibu. Kan tugas ibu untuk memantau anaknya. Pengeluaran membengkak karena sering beli makanan, salah kita lagi. Kan udah tugasnya untuk masak. Jadi, dalam satu hari dari buka mata sampai tutup mata list kerjaannya sudah menanti. Kadang, ada hal yang sebetulnya bisa dikerjakan anggota keluarga lain, tapi tetap dibebankan pada si perempuan. Kalau gak sempat dikerjakan, ya udah pasti yang disalahkan perempuan. Selalu disinggung menentukan skala prioritas, yang pada akhirnya disadari bahwa dirinya sendiri sudah tidak ada di top list priority. Untuk makan terutama makan pagi dan malam saja sering diskip karena memprioritaskan yang lain. Pun begitu, masih saja ada yang berkomentar loh kok jam segini baru makan? Kok jam segini baru mandi? Kok begini? Kok begitu? Harusnya begini dong, bukan begitu. Ko...

NHW - Tahap Telur - 5. Peta Belajar

NHW - Tahap Telur - 4. Mencari Telur Jingga

Bismillah. Dari lima poin yang ada di telur merah, saya memilih manajemen emosi sebagai fokus di telur jingga. Dari kelima Strong Why Akhir-akhir ini, saya sering merasa down, insecure,  dan beberapa kali merasa perubahan emosi yang cepat dari waktu ke waktu. Ada frustasi ketika hal tidak berjalan sesuai yang direncanakan, overthinking atas ucapan orang lain, gelisah ketika ada suatu masalah, hanya bisa diam jika ada hal yang membuat tidak nyaman, dan bingung cara menyalurkan emosi tersebut. Saya takut tidak bisa mendampingi anak-anak dan suami dengan baik jika hal tersebut terjadi terus menerus. Manajemen emosi rasanya menjadi akar yang selalu ada dan berpengaruh besar dalam empat hal di telur merah lainnya. Saya ingin bisa mengelola emosi sehingga ketika manajemen waktu saya kurang tepat bisa dihadapi dengan bijak. Saya ingin ketika membersamai anak-anak, ada di dalam emosi yang terkontrol. Semoga dengan fokus pada manajemen emosi, empat telur merah lainnya dapat berkembang lebih...

NHW - Tahap Telur - 3. Melacak Telur Merah

Pada tugas sebelumnya, terdapat lima telur hijau yang diambil dari kuadran suka dan bisa. Kali ini, keterampilan yang harus dimiliki untuk masing-masing telur adalah: 1. Menata Rumah -Decluttering -Manajemen waktu -Estetika dan fungsional 2. Membersamai Anak -Menyesuaikan tumbuh kembang anak sesuai usia -Mengaji dan murojaah -Mempersiapkan kemampuan yang diperlukan saat sekolah. -Manajemen emosi 3. Mencatat Keuangan -Konsistensi -Manajemen keuangan 4. Pound Fit -Manajemen waktu -Belajar form yang benar 5. Membaca -Manajemen waktu -Manajemen emosi Keterampilan tersebut jika dirunut dalam kuadran prioritas, maka: 1.Penting dan mendesak -Manajemen waktu -Manajemen emosi -Mempersiapkan kemampuan yang diperlukan saat sekolah -Manajemen keuangan -Menyesuaikan tumbuh kembang anak sesuai usia 2. Tidak penting dan mendesak - 3. Penting tapi tidak mendesak -Mengaji dan murojaah -Konsisten mencatat keuangan -Belajar form yang benar 4. Tidak penting dan tidak mendesak -Decluttering -Estetika dan f...

NHW - Tahap Telur - 2. Melacak Telur Hijau

Bismillah. Saat mengikuti perkuliahan Matrikulasi tahun 2018, ada tugas yang mirip dengan tugas Bunda Cekatan kali ini. 6 tahun berlalu ternyata banyak perubahan yang terjadi. Yang awalnya masuk rutinitas dan menjadi hal yang bisa dan suka, sekarang hilang blas gak pernah dilaksanakan lagi. Yang asalnya suka jadi tidak suka. Yang bisa jadi tidak bisa. NHW pekan pertama betul-betul menyadarkan dalam satu hari, waktu saya dihabiskan untuk apa. Kenapa terasa berat, kenapa terasa monoton, kenapa terasa cepat, dan lain-lain. Membuat daftar kegiatan itu ternyata butuh effort lebih saking dinamis dan banyak multitaskingnya. Setelah dibuat daftar, coba kita lihat kegiatannya masuk ke kategori mana saja :D BISA DAN SUKA Beres-beres/Menata rumah Mengurus anak-anak Poundfit Bermain dengan anak Cek HP (Cek medsos, berkomunikasi) Membaca Menonton Mencatat keuangan Belanja Belajar BISA DAN TIDAK SUKA Mencuci baju Menjemur Menyetrika Food preparation Menyuapi anak makan TIDAK BISA TAPI SUKA Bekerja B...

NHW - Tahap Telur - 1. Mencari Daun

Bismillah... Setelah sekian lama hiatus dari IIP, akhirnya tahun ini menantang diri untuk ikut Bunda Cekatan. Nama: Dena Ambar Sary Kota: Karawang Regu: Macan Dahan Setelah menikah, saya jadi full time Ibu Rumah Tangga selama 9 tahun ini. Alhamdulillah bisa membersamai suami dan 3 orang anak (Usia 8 tahun, 4 tahun, dan 3 tahun) di perantauan. Saya tergabung dengan regu Macan Dahan di Bunda Cekatan tahun ini. Mama cantik yang siap berburu ilmu di dalam hutan katanya :D Logonya pun unik, ada anak dan ibu macan yang menunjukkan kelembutan dan kasih sayang di tengah hutan kupu-kupu. Macan juga meskipun terlihat garang tapi memiliki sifat lembut terhadap anak-anaknya. MasyaAllah, semoga kami bisa mencerminkan filosofi grup ini ya.  NHW pertama diminta untuk merunut aktivitas sehari-hari. Berhubung ada long weekend hari raya Idul Adha, jadi dua hari yang dipilih adalah hari Rabu, 12 Juni 2024 dan hari Kamis, 13 Juni 2024 agar lebih menggambarkan situasi sehari-hari. Rabu, 12 Juni 2024. K...

Untitled

Cape ya. Jadi istri dan ibu itu lebih banyak salahnya dibanding apresiasinya. Apa-apa salah si istri. Apa-apa salah si ibu. Si istrinya aja yang gak bisa bangunin, si istrinya aja yang gak bisa masak, si ibunya aja yang gak bisa bikin prioritas. Blablablabla.