Skip to main content

NHW - Tahap Telur - 2. Melacak Telur Hijau

Bismillah.

Saat mengikuti perkuliahan Matrikulasi tahun 2018, ada tugas yang mirip dengan tugas Bunda Cekatan kali ini. 6 tahun berlalu ternyata banyak perubahan yang terjadi. Yang awalnya masuk rutinitas dan menjadi hal yang bisa dan suka, sekarang hilang blas gak pernah dilaksanakan lagi. Yang asalnya suka jadi tidak suka. Yang bisa jadi tidak bisa. NHW pekan pertama betul-betul menyadarkan dalam satu hari, waktu saya dihabiskan untuk apa. Kenapa terasa berat, kenapa terasa monoton, kenapa terasa cepat, dan lain-lain.

Membuat daftar kegiatan itu ternyata butuh effort lebih saking dinamis dan banyak multitaskingnya. Setelah dibuat daftar, coba kita lihat kegiatannya masuk ke kategori mana saja :D

BISA DAN SUKA
  1. Beres-beres/Menata rumah
  2. Mengurus anak-anak
  3. Poundfit
  4. Bermain dengan anak
  5. Cek HP (Cek medsos, berkomunikasi)
  6. Membaca
  7. Menonton
  8. Mencatat keuangan
  9. Belanja
  10. Belajar
BISA DAN TIDAK SUKA
  1. Mencuci baju
  2. Menjemur
  3. Menyetrika
  4. Food preparation
  5. Menyuapi anak makan
TIDAK BISA TAPI SUKA
  1. Bekerja
  2. Berorganisasi
  3. Memasak
  4. Berdandan
  5. Istiqomah dalam ibadah
TIDAK BISA DAN TIDAK SUKA
  1. Workout
  2. Menyusun menu makan
Dari sepuluh hal yang bisa dan saya suka lakukan, jika diambil lima maka yang saya pilih adalah:
1. Menata rumah
Meskipun seringnya merasa sebal dan kesal karena dalam sehari bisa berkali-kali membereskan rumah, tapi nyatanya saya suka beres-beres. Ada kepuasan setiap melihat rapinya ruangan, tertatanya barang-barang. Hal yang membuat saya kesal bukan beres-beresnya, tapi ketika apa yang sudah saya bereskan diacak-acak lagi, hehe. Jika ada hal yang membuat saya emosi, beres-beres bisa jadi salah satu penyalur emosi terbaik. Misalnya saat ada hal yang kurang berkenan dengan suami, saya memilih melipir ke dapur untuk cuci piring dan larut dalam keributan di kepala sampai mereda sendiri. 
2. Bermain dengan anak
Sebagai seorang ibu rumah tangga, waktu yang banyak saya habiskan adalah bersama anak-anak. Lenyeh-lenyeh sambil bermain game atau mendengar celotehan anak kedua jadi hal yang menyenangkan untuk saya.
3. Mencatat keuangan
Mencatat setiap transaksi dan dapat jumlah yang sama antara uang di dompet dan catatan pengeluaran jadi hal yang saya sukai. Jika ada jumlah yang kurang sesuai saya akan benar-benar memikirkannya dan menelurusi sampai jumlah catatan dan uang cash sama.
4. Poundfit
Meskipun ada saja yang nyinyir poundfit terus tapi badan tetep berisi, saya tetap poundfit minimal 2 kali seminggu. Untuk saya, olahraganya itu bonus. Me time dan bebas berekspresinya yang membuat poundfit itu candu. Saya bisa berteriak, memukul dengan ripstix, bergerak mengikuti irama, belajar gerakan, pokoknya saya merasa lebih segar dan lebih muda kalau sudah poundfit, hehe.
5. Membaca
Dulu, saya bisa menamatkan satu buku dalam satu hari. Sekarang, saya masih suka menikmati bacaan walaupun tidak bisa tamat dalam sekali duduk. Hal yang paling menarik adalah ketika saya membaca dan anak-anak ikut membaca bukunya masing-masing.

Sekian lima telur hijau yang saya pilih dari beragam aktifitas ibu-ibu rumah tangga. Semoga selanjutnya bisa lebih memaksimalkan peran sebagai ibu, istri, maupun diri sendiri agar tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah,

Comments

Popular posts from this blog

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Malam

Sudah pukul 23:37. Tiga anak kadang beradu dalam satu tempat tidur. Ada yang guling ke kiri, ada yang niban anak lainnya, ada yang kaki di kepala, kepala di kaki 😂. Wajah-wajah manis yang kelelahan setelah menjalani hari. Wajah-wajah yang membuatku penuh rasa bersalah atas perbuatanku sedari pagi. Mataku selalu berkeliling, memperhatikan nyamuk yang seringkali hinggap tanpa permisi. Sekali lagi aku memandangi mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Si sulung yang lengan dan kakinya penuh luka akibat jatuh tempo hari, memarnya juga masih terlihat hingga kini. "Kurus," batinku. "Kasian," tambahku. Aku harusnya lebih bersabar menghadapinya, lebih mendekatkan diri dengannya, lebih perhatian lagi pada setiap permintaannya. Evaluasi diri yang selalu terjadi di setiap malam sebelum tidur, yang entah hilang kemana setiap bangun pada paginya. Kesal karena anak susah bangun yang berimbas pada kegiatan lainnya selalu menjadi awal memulai hari. Pokoknya, entah kenapa seti...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.