Bismillah. Dari lima poin yang ada di telur merah, saya memilih manajemen emosi sebagai fokus di telur jingga. Dari kelima Strong Why Akhir-akhir ini, saya sering merasa down, insecure, dan beberapa kali merasa perubahan emosi yang cepat dari waktu ke waktu. Ada frustasi ketika hal tidak berjalan sesuai yang direncanakan, overthinking atas ucapan orang lain, gelisah ketika ada suatu masalah, hanya bisa diam jika ada hal yang membuat tidak nyaman, dan bingung cara menyalurkan emosi tersebut. Saya takut tidak bisa mendampingi anak-anak dan suami dengan baik jika hal tersebut terjadi terus menerus. Manajemen emosi rasanya menjadi akar yang selalu ada dan berpengaruh besar dalam empat hal di telur merah lainnya. Saya ingin bisa mengelola emosi sehingga ketika manajemen waktu saya kurang tepat bisa dihadapi dengan bijak. Saya ingin ketika membersamai anak-anak, ada di dalam emosi yang terkontrol. Semoga dengan fokus pada manajemen emosi, empat telur merah lainnya dapat berkembang lebih...