Skip to main content

Game Level 6 - Math Around Us (5)

Bismillah.


Setelah kemarin drama Fatih gak mau minum obat, eh pagi-pagi malah gampang banget banget banget minum obatnya. Alhamdulillah gak ada drama dan anaknya gak batuk pilek lagi.

Tapi...balik ke saya dramanya. Pusing, mual, pilek seharian. Rumah g sempet diberesin, gak masak, beneran tiduran seharian.

Mungkin Fatih lapar, dia bawa Koko Crunch ke kamar, dituangin ke mangkok. Abis itu? Dia makan satu, terus satunya lagi disuapin ke saya 😭 Berasa terharu bangeeeet.


Alhamdulillah Fatih mau berbagi. Kalau dia makan dua, saya juga disuapin dua. Pas sisanya ada 1, Fatih tanya, "Mama ini dibagi dua?" ya tapi kan g bisa, keras 😂 Akhirnya disuruh dimakan aja ama Fatih. Eh taunya dia makan, abis itu dia ambil lagi 1 biji dari dus. Biar sama, katanya. Alhamdulillah, udah mulai ngerti harus berbagi dan gimana biar sama-sama kebagian padahal doi lagi laper banget :")

#hari5
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.