Bismillah..
Alhamdulillah hari ini Karawang diguyur hujan. Penantian yang cukup lama ya setelah sebelum-sebelumnya diPHPin suara geludugnya doang.
Hujannya cukup lama, sampai saya menulis ini pukul 22:26, masih gerimis dan suami masih belum pulang juga. Fatih seperti biasa, tunggu papa pulang baru anaknya mau tidur. Belum jam 12 mah doi masih tahan buat nunggu papanya.
Ya namanya kerja di bidang kelistrikan, katanya gangguan lebih sering kejadian pas musim hujan. Sama kaya hari ini, suami belum bisa pulang karena ada gangguan di pelanggan. Sedari awal hujan turun, Fatih kepikiran sama Papanya.
"Mama, papa udah pulang belum?"
"Belum, Ka. Masih kerja, nanti pulangnya malem."
"Papa pulangnya kasian, hujan. Gimana atuh?" 😂😂😂
"Ya nanti papa tunggu hujannya berhenti kalau gitu."
"Papa jangan kerja atuh. Kan hujan, pulangnya lama lama lama."
"Kan kalau papa kerja nanti dapet cicis."
"Kan cicisnya ambil deket rumah." (ATM maksudnya)
"Iya, biar cicisnya ada di ATM, papanya harus kerja dulu. Gituuu."
"Terus, papa kerja dulu hujan-hujan baru dapet cicis?"
"Iya."
"Papa kasian atuh :("
"Makanya kaka jangan sering jajan ya, harus bisa nabung, kan kasian papa kerjanya cape."
"Iya, kaka jajannya sedikit aja. Jangan yang mahal."
Ya gitulah kurang lebih percakapan kami sambil nunggu papanya pulang kerja. Mungkin konsep kerja dulu baru dapat uang belum begitu Fatih pahami, tapi ada rasa empati untuk papanya yang harus kerja sampai malam dan tahu kalau papanya cape, kasihan katanya.
Jadi, kita harus selalu bersyukur ya apapun keadaannya :") Papa udah bekerja untuk kita supaya kita nyaman di rumah, hidup dengan kecukupan. Semoga lelahnya menjadi pahala, terima kasih Papa ❤
Comments
Post a Comment