Skip to main content

Game Level 8 - Cerdas Finansial (14)

Bismillah..

Alhamdulillah hari ini Karawang diguyur hujan. Penantian yang cukup lama ya setelah sebelum-sebelumnya diPHPin suara geludugnya doang.

Hujannya cukup lama, sampai saya menulis ini pukul 22:26, masih gerimis dan suami masih belum pulang juga. Fatih seperti biasa, tunggu papa pulang baru anaknya mau tidur. Belum jam 12 mah doi masih tahan buat nunggu papanya.

Ya namanya kerja di bidang kelistrikan, katanya gangguan lebih sering kejadian pas musim hujan. Sama kaya hari ini, suami belum bisa pulang karena ada gangguan di pelanggan. Sedari awal hujan turun, Fatih kepikiran sama Papanya.

"Mama, papa udah pulang belum?"
"Belum, Ka. Masih kerja, nanti pulangnya malem."
"Papa pulangnya kasian, hujan. Gimana atuh?" 😂😂😂
"Ya nanti papa tunggu hujannya berhenti kalau gitu."
"Papa jangan kerja atuh. Kan hujan, pulangnya lama lama lama."
"Kan kalau papa kerja nanti dapet cicis."
"Kan cicisnya ambil deket rumah." (ATM maksudnya)
"Iya, biar cicisnya ada di ATM, papanya harus kerja dulu. Gituuu."
"Terus, papa kerja dulu hujan-hujan baru dapet cicis?"
"Iya."
"Papa kasian atuh :("
"Makanya kaka jangan sering jajan ya, harus bisa nabung, kan kasian papa kerjanya cape."
"Iya, kaka jajannya sedikit aja. Jangan yang mahal."

Ya gitulah kurang lebih percakapan kami sambil nunggu papanya pulang kerja. Mungkin konsep kerja dulu baru dapat uang belum begitu Fatih pahami, tapi ada rasa empati untuk papanya yang harus kerja sampai malam dan tahu kalau papanya cape, kasihan katanya.

Jadi, kita harus selalu bersyukur ya apapun keadaannya :") Papa udah bekerja untuk kita supaya kita nyaman di rumah, hidup dengan kecukupan. Semoga lelahnya menjadi pahala, terima kasih Papa ❤


Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.