Skip to main content

Game Level 8 - Cerdas Finansial (15)

Bismillah..


Setelah sekian lama, akhirnya kami berencana mudik ke Bandung, yay! Cuma dua hari sih, tapi ya seenggaknya bakalan ngerasain cuaca dingin setelah sekian lama menikmati kegersangan kota Karawang 😂

Saya sounding Fatih kalau besok (hari Jum'at) kami akan ke Bandung, ke rumah Enin dan ke rumah Umi. Gunanya ya biar Fatih mudah diarahkan dan tahu apa saja yang akan kami lakukan agar tidak rewel atau malah minta ini itu nantinya. Respon Fatih saat dibilang akan ke Bandung adalah: "Yeee kaka mau ke Bandung! Ke rumah Enin, terus ke rumah Umi. Terus nanti kaka ke Borma! Jajan yang baaaaanyak banget!" 😂😂😂

Waktu saya cerita ini ke papanya, papanya cuma bilang, "Mungkin disini mah suka kita batasin beli ini itunya." Ya iya sih 😅 Beda kalau sama Enin atau Umi, mau apa aja dijabanin. Dikasih satu, terus Fatih pingin lebih, ya tinggal nambah. Beda sama mama papanya disini yang saklek. Pingin A sekarang juga, ya dikejar buat beli. Namanya juga cucu kesayangan ya 😁

Kalau boleh jujur sih, saya juga kadang kasian. Fatih sampai dikomenin tetangga gara-gara jarang keliatan jajan (lho?). Ada anak saudara yang sehari bisa jajan sampai 50.000 bahkan lebih. Anaknya pingin anu, langsung dibeliin. Wah beda bangetlah ama saya. Tapi setelah dipikir-pikir, balik lagi ke komitmen saya dan suami, pingin anak kita nantinya kaya gimana sih? Kami sayang banget kok sama Fatih, tapi gak semua yang doi mau harus kita ikutin kan? Fatih juga harus belajar mana kebutuhan, mana keinginan. Mana yang bisa saat ini, mana yang harus bersabar, mana yang emang gak bisa kami miliki. Tapi kan Fatih masih kecil, katanya. Hmm, nanti kalau udah gede takutnya malah susah dibentuknya, ehehe.

Balik lagi ke kebiasaan dimanjanya sama Enin dan Uminya, yaudah sih. Kami juga gak ngelarang, mungkin itu bentuk sayangnya mereka sama Fatih, ketemunya juga kan gak tiap hari. Paling kami rem kalau emang udah kebablasan, pas Fatih minta sepeda roda empat misalnya 😂 Padahal tanpa diminta Enin Abahnya udah pernah beliin sepeda roda tiga sama mobil-mobilan 😅

Yang pasti, kami sayang sama Fatih ❤ Punya Enin, Abah, Umi yang begitu manjain juga rezekinya Fatih. Alhamdulillah :)

#hari15
#gamelevel8
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
#cerdasfinansial
@institutibuprofesional


Comments

Popular posts from this blog

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Malam

Sudah pukul 23:37. Tiga anak kadang beradu dalam satu tempat tidur. Ada yang guling ke kiri, ada yang niban anak lainnya, ada yang kaki di kepala, kepala di kaki 😂. Wajah-wajah manis yang kelelahan setelah menjalani hari. Wajah-wajah yang membuatku penuh rasa bersalah atas perbuatanku sedari pagi. Mataku selalu berkeliling, memperhatikan nyamuk yang seringkali hinggap tanpa permisi. Sekali lagi aku memandangi mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Si sulung yang lengan dan kakinya penuh luka akibat jatuh tempo hari, memarnya juga masih terlihat hingga kini. "Kurus," batinku. "Kasian," tambahku. Aku harusnya lebih bersabar menghadapinya, lebih mendekatkan diri dengannya, lebih perhatian lagi pada setiap permintaannya. Evaluasi diri yang selalu terjadi di setiap malam sebelum tidur, yang entah hilang kemana setiap bangun pada paginya. Kesal karena anak susah bangun yang berimbas pada kegiatan lainnya selalu menjadi awal memulai hari. Pokoknya, entah kenapa seti...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.