Bismillah~
Judul materi kali ini tuh "Semua Anak adalah Bintang," yang dimana kalau kita liat bintang tuh bawaannya takjub, lucu, waaaah, bersinar bagus gitulah ya. Nah yang jadi pertanyaan, sudahkah kita lihat hal yang bersinar tersebut dari anak kita?
Untuk mengetahui "sumber cahaya" yang membuat anak kita bersinar terang benderang tentu adalah dengan mengobservasinya, melihat hal apa sih yang membuat mata anak kita berbinar dan pancarannya menular pada kita? #tsaaah
Berhubung selama dua bulan ini kami sekeluarga dihebohkan dengan pindahan, ngebangun rumah, pindahan lagi, ditambah mamak sedang mual-mual trimester pertama, jadilah pancaran Fatih jarang dilirik oleh saya. Padahal saat dilihat secara seksama, Fatih memiliki empati yang cukup dalam terhadap sekitar. Misalnya, saat saya mual-mual Fatih ajak dede bayi dalam perut berbicara, "Dede bayi sehat yaa, jangan muntah-muntah terus." Ya padahal mamaknya yang muntah-muntah 😂 Cuma dia paham sumber dari pingin muntahnya itu darimana. Setelah itu juga seringkali Fatih menawarkan, "Mama mau dipijit dielus-elus? Segini enak?" MasyaAllah, meskipun kadang gak bertahan lebih dari dua menit tapi berasa banget diperhatiin sama Fatih :") Apalagi kalau udah nyuruh minum obat, "Mama mau muntah? Minum obat atuh." Sambil bawain vitamin saya yang harusnya diminum 1x sehari 😆 Oh iya, doi juga yang biasanya nyuapin obat selama hamil ini, alhamdulillah :)
Untuk seusianya, bagi saya Fatih sudah belajar untuk menjadi seorang kakak. Ia tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu saya dan terlihat sangat senang jika ia bisa menyelesaikannya. "Mah, kaka hebat ya bisa pijitin mama." "Mah, kaka baik ya? Kaka suka main sama dede bayi, main cilukba." Dan lain-lain.
Terlepas dari egonya yang kadang juga masih ada aja ya, tapi kebaikannya lebih shining daripada rewelnya. Semoga sholeh selalu ya, Nak :)
#hari1
#gamelevel7
#tantangan10hari
#semuaanakadalahbintang
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional
Comments
Post a Comment