Skip to main content

Game Level 8 - Cerdas Finansial (7)

Bismillah...

Pagi-pagi sudah drama. Drama tentang Fatih yang soft reset HP saya dan hal ini berbalik jadi teguran buat saya. Hampir sampai dzuhur gak ada aktivitas berarti, haha. Fatih juga udah mulai terbiasa jaga komitmen minum susunya. 

Setelah dzuhur saya lanjut beres-beres dapur, sampai laporan ini ditulispun dapurnya masih belum beres, diabaikan begitu aja pas suami datang, hohoho~ Hari ini Fatih gak ada jajan sama sekali. Gak minta yang macem-macem juga, malah semangat untuk menambah hafalan biar dibeliin kereta api. Alhamdulillah tiap hari nambah satu ayat, semangat tinggal 17 ayat lagiii~

Rewelnya mulai keluar waktu kami ke pasar baru selepas Papanya pulang kerja. Bener yaa lebih enak belanja di langganan #ehcurhat. Di pasar Fatih mulai rewel karena mengantuk. Lalu setelah belanja kami beli dulu kopi kekinian ceritanya, pas kebeneran buy 2 get 1. Jadilah kami dapat 2 kopi dan 1 teh. Sampai di rumah emang udah dasarnya rewel ya, Fatihnya gak mau berbagi sama Papanya. Padahal kan tiap orang udah dapet satu cup, eh Fatih mau dua sama yang Papanya. Kalau udah rewel begini, udah susah dibilangin mana kebutuhan mana keinginan. Akhirnya kami suruh habiskan dulu yang satu. Baru minum setengah udah kekenyangan kayanya, hahaha. Akhirnya menyerah juga dan kopi pun jatuh ke tangan Papanya~ Gak lama setelah itu, Fatih mules, wkwkwkwk. Dasar anak ya penasaran banget sih.

Sampai laporan ini ditulis jam 23:09, Fatih masih di sebelah saya belum bisa tidur kalau saya gak ikut tidur, ckckck. Sambil merenung kali ya, tadi sakit perut gara-gara serakah pingin kopi 2 cup. Banyak banget katanya. Kaaaan~ Makanya lain kali jangan terlalu bernafsu mau ini itu yaa~


#hari7
#gamelevel8
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
#cerdasfinansial
@institutibuprofesional

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.