Bismillah..
Sesuai perjanjian saat beli susu satu dus, Fatih hanya boleh minum susu 2 buah dalam 1 hari. Bebas mau diminum sekaligus atau pagi satu, sore 1. Selesai sarapan, Fatih meminta izin untuk minum susu 1 yang sudah disimpannya di kulkas dari semalam. Habislah ya ceritanya.
Sekitar pukul 9 apa 10an gitu ya, saya bilang ke Fatih mau tidur dulu sebentar, mata beraaaat banget rasanya. Akhirnya saya ke kamar, Fatih lanjut nonton TV sambil main mobil-mobilan. Gak tau deh jam berapa, Fatih ke kamar, lalu bilang mau ikut tidur sama saya.
Adzan dzuhur terdengar, saya bangun lalu shalat. Lanjut bikin ager kesukaan Fatih. Pas mau masukin ager ke kulkas, ehhhh ko gak ada susu? Hmmmm, berarti Fatih udah minum jatah susunya hari ini~
Fatih tidur agak lama, pas bangun yang ditanya adalah, "Eh mama udah bikin ager belum?" Saya cuma suruh doi lihat aja di kulkas ada atau ga. Daaaaaan girang banget pas liat agernya ada di kulkas~ Doi mau ambil tapi saya langsung inget soal susu yang harusnya sisa satu di kulkas itu.
"Eh kaka susu yang di kulkas kemana ya?"
"Udah diminum sama kaka, kan tadi mama bobo. Kaka mimi deh susunya." Jawabnya lucu 😂
"Oh yaudah, berarti udah ya besok lagi mimi susunya." Jawab saya singkat karena keburu dipotong oleh Fatih.
"Mama kaka mau agernyaaa," sambil ditenteng itu ager dalam stik es krim.
"Nanti ya jam 15.00. Sekarang masih jam 14. Abis 14, 15. Ok?"
"Tapi kaka mau sekaraaaang."
"Biar dingin dulu yaa tunggu sampai 15.00"
Ya begitulah negosiasi kami, kalau dibilang gak boleh atau nanti, dia bingung dan malah tantrum karena gak paham kapan bolehnya atau nanti itu kapan. Penting untuk Fatih tahu kapan boleh dan tidak boleh, seenggaknya kalau ingin sesuatu Fatih harus bisa bersabar, gak harus saat itu juga diikutin kemauannya. Ini jadi PR berulang tiap habis main sama nene kakenya, hihi.
Teng, jam di HP menunjukkan pukul 15.00. Iya, Fatih mantengin banget jam di HP sesekali sambil main legonya. Udah jam 15.00 doi teriak-teriak kegirangan dan izin lagi, "Sekarang boleh? Udah jam 15.00." Saya cuma ngangguk dan doi melesat ke dapur~
Kali itu saya kasih Fatih dua stik aja. Sisanya nanti tunggu Papa pulang. Alhamdulillah Fatih menurut dan menyimpan agarnya lagi di kulkas. Dan betul aja, Papanya pulang, diboyong lagi itu agarnya dan dimakan sampai habis 😂 Papanya dikasih satu stik aja 🙊
Gak berapa lama, tangan doi mulai merayap-rayap ke dus susu. Susunya dibawa ke kamar dan siap dibuka. O ow~ Kan udah limit yaa maksimal 2 per harii~ Papanya bilang, buat Papanya aja. Fatih bisa juga ngelesnya, susunya itu buat berdua sama Papa katanya, doeeeng~ Akhirnya yasudah saya bilang, "Yaudah kaka minta sekali, abis itu diabisin ya ama Papa." Bener dong, diminum seregot (halah seregot) doang abis itu dikasih Papanya dan diminum Papanya sampai habis. Setelah itu Fatih menawarkan untuk buang sampah susunya. Melihat Fatih masih berusaha pegang komitmennya, saya bilang ke Fatih untuk ambil 2 susu dari dus, terus taruh di kulkas untuk besok. Doi pun senang dan bilang, "Sekarang bobo dulu, besok minum susu lagi?" Jawaban iya dari saya langsung membuat Fatih bersemangat menyetok susu ke dapur.
Alhamdulillah, masyaallah tabarakallah. Semoga Fatih selalu diberi kesabaran, rendah hati, dan dijauhi dari sifat boros yaaa :"D
#hari6
#gamelevel8
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
#cerdasfinansial
@institutibuprofesional

Comments
Post a Comment