Bismillah..
Hari ini apa ya yang berhubungan sama finansial? Wkwkwk.
Rasa-rasanya sih masih sama aja kaya sebelum-sebelumya. Monoton ya? Ihihi.
Kalau bahas tentang keinginan dan kebutuhan, sebetulnya
selama ada di lingkungan rumah, Fatih termasuk yang mudah mengerti keadaan dan
gak neko-neko orangnya. Mudah diajak negoisasi. Kalau ada orang lain atau lagi
di tempat umum, hmmmm ini nih yang kadang masih harus pinter-pinter
negosiasinya.
Seperti waktu kami lihat-lihat ke Mr. DIY, Fatih ikut
lihat-lihat dan menemukan tumblr lucu berwarna ungu untuk anak usia TK lah.
Fatih langsung ambil dan berbinar memberikan tumblr itu pada kami. Papanya
memberi pengertian kalau itu untuk nanti kalau Fatih sudah sekolah. Ditambah
harganya ya lumayan untuk barang yang masih bakalan jaraaaang banget dipakai. Doi
mengiyakan, tapi tetap ingin membelinya sekarang. Susaaah banget dinegonya.
Akhirnya tumblr tadi masuk ke keranjang tapi tanpa sepengetahuan Fatih saya
taruh lagi ke tempatnya semula. Untungnya, anaknya gak inget sama sekali pas di
kasir. Ingat-ingat pas di rumah kami unboxing
belanjaan. “Lho, tempat mimi kaka mana yang warna ungu?” Mulai muka mau
nangis barulah kami bilang, “Kakak masih belum sekolah, jadi aja gak dibeli
deh. Nanti kalau mau sekolah baru kita beli ya.” Lalu sebelum anak ba bi bu
lagi kami mulai mengalihkan perhatian Fatih ke hal yang lain. Dan voila~ Diapun lupa~
Beda dengan berada di lingkungan rumah, seperti tadi sore
saya perlu ke warung untuk beli gula dan seperti biasa doi ingin ikut. Sedari
rumah sudah buat kesepakatan, kakak mau ikut tapi gak jajan. Fatih menyanggupi
dan memang lancar jaya tanpa ada acara tunjuk-tunjuk jajanan. Sepulang dari
warung, kami lihat ada odong-odong di ujung jalan. Fatih terdengar girang saat
bilang, “Mama, mama itu ada odong-odong liaaat!” Saya pun mengiyakan dan Fatih
tiba-tiba bilang, “Tapi mahal, Mama.” Jleb, ahaha. Doi sadar sendiri ketika
sebetulnya dia ingin naik odong-odong itu, tapi ada hal yang bikin gak mungkin
dijabanin, mahal misalnya. Mungkin itu juga alasan yang paling sering Fatih
dengar dari saya, wkwkwk. Maaf ya, Nak. Padahal kalau lagi di mall atau tempat
umum dibilangin mahal juga masih suka keukeuh
pingin aja, hahaha.
Meskipun sebetulnya kami mampu membelikan, tapi rasanya ada
keharusan kami untuk membatasi apa dan kapan kami boleh membelikan sesuatu
untuk Fatih. Sebisa mungkin Fatih harus bijak, lebih baik dari mama dan papanya.
Semangat yaa~
#hari9
#gamelevel8
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
#cerdasfinansial
@institutibuprofesional
Comments
Post a Comment