Skip to main content

Game Level 5 - Pohon Literasi (6)

Bismillah.

Hari ini kami sudah di Karawang lagi~ Buku yang Fatih baca adalah Aku Bisa Pup Sendiri. Buku yang udah hatam ya dari zaman masih toilet training, hahaha. Meskipun alhamdulillah sekarang sudah tamat TT nya, cuma masih ada PR buat lepas dan pakai celana sendiri. 

Fatih sebetulnya udah bisa lepas dan pakai sendiri, tapiiii setelah pindah Fatih maunya dibantuin mama terus. Ditambah ternyata pas kami baca buku itu, ada bagian dimana mamanya bantuin si anak lepas celana. "Tuhkan, dilepasin sama mama ini juga," doeeeeeng~

Lanjut baca bagian setelah bersih-bersih ternyata anaknya pakai celana sendiri, yuhuuu~ Balik mamanya yang bilang, "Eh ini kakanya pake celana sendiriii." Ini udah berasa jadi ajang sindir menyindir aja gitu 😂


Selepas kami membaca, saya tanyakan ulang pesan dari buku tersebut. "Jadi kaka kalau mau pipis bilang ke siapa? Celananya dibuka sama siapa? Pipisnya dimana?" dan sebagainya.

Semoga bisa dipahami ya Fatih~ Semangat!

#hari5
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#PohonLiterasi
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.