Skip to main content

Game Level 1 - Komunikasi Produktif (7)

Di tanggal yang sama dengan hari ini, lahir seorang bayi yang jadi jodohku sekarang. Yak, hari ini suami ulang tahun, horeeee~ Terus? Yaudah gitu aja 😂

Dari saya kecil sampai sebelum menikah, hari ulang tahun itu bisa jadi hari yang "spesial". Dulu kadang merayakan ulang tahun dengan mengundang teman ke rumah, banyak balon, banyak hadiah, yaa pokoknya meriahlah. Sepeninggal Bapak saya, hari ulang tahun dirayakan sekeluarga saja. Minimal numpeng dan makan-makan bersama. Saat SMK dan kuliahpun tiap ulang tahun pasti ada aja surprise tuh. Jam 12 malem teng dapet pesan ucapan ulang tahun dari orang-orang, ada yang datang ke rumah bawa kue bolu, atau tiba-tiba disemprot atau disiram pas masih tidur. Pokoknya, ulang tahun itu spesial~

Suami saya itu, kebalikannya. Waktu keciiiil banget pernah dirayain satu atau dua kali katanya lupa. Abis itu? yaudah :)) Hari ulang tahun itu gak beda sama hari-hari lainnya. Nambah umur doang 😂 Pernah disiram air pas SD, abis itu dapet-dapet kejutan lagi dari si gueh subuh-subuh bawain kue bolu ke rumah doi tahun 2015, LOL~

Dibilang doi gak merayakan, tapi pas tahun 2012 saya ulang tahun doi ngasih kado. Terus 2013 ngasih cincin tunangan, 2014 sayanya di luar negeri jadi ga dapet apa-apa. Nah lucunya adalah, tahun 2015 kami udah nikah. Pas saya ulang tahun, mama saya ngegedor kamar buat ngasih kejutan bawain bolu! Untung lagi tidur khaaan *uhuk.

Paginya, suami saya bilang, "Semalem lagi enak tidur jadi kebangun gara-gara kamu ulang tahun. Abis tiup lilin udah aja tidur lagi? Ngapain coba? Hahaha" Katanya sambil ketawa receh 🙈 Ohhh ternyata dari situlah terkuak bahwa doi ga suka rayain ulang tahun~

Disinilah saya mulai memahami, bahwa saya dan suami memiliki pandangan (Frame of Reference) dan pengalaman (Frame of Experience) yang berbeda soal ulang tahun. Sempat setelah menikah suami saya bingung harus gimana pas ulang tahun saya, sampai akhirnya nanya mau makan di luar apa gimana. Pernah juga sayanya bad mood karena lagi ulang tahun tapi doi cuek banget gak ngucapin gak gimana 😭 Gitu juga sebaliknya, tahun kemarin pas doi ulang tahun saya pakpikpek bikin nasi kuning dan sajabana lah pokoknya, eh doinya biasa-biasa aja, malah nanya kok masak banyak banget. Dan hari ini saya gak ngapa-ngapain, malah saya yang awkward nya, wkwkwk.

Ini baru dari satu hal aja, dan dalam pernikahan itu masih banyak hal-hal lain yang saya dan suami kadang punya perbedaan pandangan. Kadang gak harus dengan cari jalan tengah yang harus disepakati dua-duanya, menghargai pandangan satu sama lainnya juga udah cukup. Dan yang penting coba kasih alasan atau cerita kenapa sampai kita yakin pada pandangan itu.

Jadi, saya mah hanya bisa bersyukur aja, Allah sudah memberikan suami umur hingga saat ini, diberikan kesempatan untuk lebih mengenalNya. Semoga usianya terisi dengan hal-hal yang bermanfaat, peluh kerjanya jadi pahala, dan dimampukan menjadi imam bagi kami agar nantinya berkumpul bersama di surga, aamiin~

Kaaan sama aja ngucapin ulang tahuun, wkwkwk. Gapapalah, orangnya juga gak baca ini :))

#hari7
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang

Comments

Popular posts from this blog

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Malam

Sudah pukul 23:37. Tiga anak kadang beradu dalam satu tempat tidur. Ada yang guling ke kiri, ada yang niban anak lainnya, ada yang kaki di kepala, kepala di kaki 😂. Wajah-wajah manis yang kelelahan setelah menjalani hari. Wajah-wajah yang membuatku penuh rasa bersalah atas perbuatanku sedari pagi. Mataku selalu berkeliling, memperhatikan nyamuk yang seringkali hinggap tanpa permisi. Sekali lagi aku memandangi mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Si sulung yang lengan dan kakinya penuh luka akibat jatuh tempo hari, memarnya juga masih terlihat hingga kini. "Kurus," batinku. "Kasian," tambahku. Aku harusnya lebih bersabar menghadapinya, lebih mendekatkan diri dengannya, lebih perhatian lagi pada setiap permintaannya. Evaluasi diri yang selalu terjadi di setiap malam sebelum tidur, yang entah hilang kemana setiap bangun pada paginya. Kesal karena anak susah bangun yang berimbas pada kegiatan lainnya selalu menjadi awal memulai hari. Pokoknya, entah kenapa seti...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.