Bagi saya, game komunikasi produktif adalah pembiasaan mengendalikan diri. Apakah saya sebatas tahu teorinya atau MAU mengaplikasikan teori tersebut.
Secara tidak langsung, game ini membuat saya "sadar" dalam berkomunikasi. Saya memiliki pilihan untuk ikut ego saya atau ikut saran-saran komprod yang sebelumnya sudah dibekalkan.
Contohnya, ketika Fatih pup, saya memiliki pilihan untuk menunjukkan kekesalan atau bersabar karena anak sedang belajar. Kadang, saya tahu bahwa saya harus tetap tersenyum dan terus sounding anak agar mau pup di kamar mandi. Kenyataannya, meskipun saya tahu hal tersebut, ada bagian dari diri saya yang ingin menunjukkan pada anak bahwa saya kesal, tidak suka kalau ia pup di celana. Inilah yang pada akhirnya harus saya kendalikan. Saya tahu mana yang benar, maka sudah seharusnya hal itu yang saya lakukan.
Setelah mencoba melakukan mengendalikan diri melalui komunikasi produktif, akhirnya saya lebih sering berfokus pada solusi daripada terjebak membahas masalahnya terus menerus. Yang pada akhirnya membuat komunikasi lebih lancar dan masalah yang ada terselesaikan dengan baik.
#AliranRasaKomunikasiProduktif
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBundaSayang
Comments
Post a Comment