Skip to main content

Aliran Rasa Game Level 1 - Komunikasi Produktif

Bagi saya, game komunikasi produktif adalah pembiasaan mengendalikan diri. Apakah saya sebatas tahu teorinya atau MAU mengaplikasikan teori tersebut.

Secara tidak langsung, game ini membuat saya "sadar" dalam berkomunikasi. Saya memiliki pilihan untuk ikut ego saya atau ikut saran-saran komprod yang sebelumnya sudah dibekalkan.

Contohnya, ketika Fatih pup, saya memiliki pilihan untuk menunjukkan kekesalan atau bersabar karena anak sedang belajar. Kadang, saya tahu bahwa saya harus tetap tersenyum dan terus sounding anak agar mau pup di kamar mandi. Kenyataannya, meskipun saya tahu hal tersebut, ada bagian dari diri saya yang ingin menunjukkan pada anak bahwa saya kesal, tidak suka kalau ia pup di celana. Inilah yang pada akhirnya harus saya kendalikan. Saya tahu mana yang benar, maka sudah seharusnya hal itu yang saya lakukan.

Setelah mencoba melakukan mengendalikan diri melalui komunikasi produktif, akhirnya saya lebih sering berfokus pada solusi daripada terjebak membahas masalahnya terus menerus. Yang pada akhirnya membuat komunikasi lebih lancar dan masalah yang ada terselesaikan dengan baik.

#AliranRasaKomunikasiProduktif
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBundaSayang

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.