April Mop!
Berharapnya apa yang terjadi saat bangun tidur adalah April Mop belaka. Tapi apalah daya karena ternyata memang Fatih ngompol di kasur, aaaaakkkkkk!
Berharapnya apa yang terjadi saat bangun tidur adalah April Mop belaka. Tapi apalah daya karena ternyata memang Fatih ngompol di kasur, aaaaakkkkkk!
Setelah tahu kalau Fatih mengompol, biasa saja sih. Cuma males aja gitu nyucinya, apalagi bersihin kasurnya
Saya coba bangunkan Fatih dari yang pelan-pelan sampai pipinya dicoel-coel ternyata anaknya tetep pules. Digimana-gimanain juga tetep gak mau bangun. Mungkin masih jauh ke subuh juga kali ya. Akhirnya yasudahlah saya lap dulu bekas pipisnya dan dialasi kain pernel.
Setelah pukul setengah 7, Fatih bangun juga. Saya sadar Fatih bangun, tapi saya tidak langsung nyambat. Cukup lama Fatih terdiam sampai akhirnya saya pura-pura kaget saat melihat Fatih. "Eh! Kaka udah bangun?!" Fatih yang sepertinya sadar kalau mengompol hanya diam saja tanpa ekspresi. Saya tersenyum dan berkata, "Wah, apa ya ini basah? Kaka pipis?" Dibalasnya dengan anggukan sambil bibirnya ditekuk ke bawah menahan tangis. Gemas dong ya! Pingin gigit karena ekspresi bersalahnya itu lucu, hahaha.
Akhirnya saya coba berbicara dengan Fatih selembut mungkin, "Kaka tadi pipisnya kerasa ga?' Lalu Fatih menjawab, "Engga," dengan cepat tapi suaranya pelan. "Oh, kaka pipisnya di mimpi ya?" tanya saya lagi. "Gak tau." Mukanya sambil manyun dan lagi-lagi pelan. "Gapapa, kakanya tadi bobo ya jadi gak tau kalau pipis. Yuk kita cebok ke kamar mandi." Diajak dengan senyuman dan tanpa ba bi bu anak pun menyambut ajakan tangan untuk ke kamar mandi.
Di kamar mandi, hal pertama yang Fatih ungkapkan adalah, "Ih, mama gak marah?" mukanya penuh rasa ingin tahu. "Gak dong, mama g marah," jawab saya tersenyum sambil buka celana dan pakaiannya. Seakan gak percaya, Fatih tanya lagi, "Ih mama gak marah?" Saya pun menggeleng sambil tersenyum, dan setelahnya adalah Fatih balik senyum pada saya, waaaa udah kaya drama korea aja gitu disenyumin aja jadi meleleh
Saya pikir saat itu lebih baik Fatih sekalian mandi karena masih tercium bau pesingnya meskipun sudah dilap. Tapiiii, anaknya mendadak teriak saat air di gayung siap diguyur ke kepalanya. Ditolak pemirsa, gayung ditepis dan air tumpah kemana-mana. "Kaka gak mau mandi, dingin mama," protes Fatih. Untuk menghindari perdebatan yang unfaedah akhirnya saya langsung mengajak Fatih untuk membuat balon, jadi harus dibasahi dulu kepala dan badannya. Ini trik yang terkenal sih ya, semacam mengganti "Ayo mandi dulu," dengan "Ayo kita main air!" yang intinya membuat anak tertarik pada tujuan akhir kita, mandi. Tanpa ada penolakan doi langsung menunduk siap untuk disiram, byur!
Respon Fatih dengan bilang, "Ih mama gak marah?" menandakan Fatih merekam momen dimana jika ia pipis di celana, mama pasti marah. Makanya mungkin doi ngerasa aneh ketika doi pipis kok mamanya senyum-senyum. Kemasukan apalah mamaku ini? Gitu mungkin pikirannya, hahaha.
Sekarang sudah mulai belajar lah ya dikit-dikit, ketika ada suatu masalah ya sudah jangan membahas yang tidak perlu. Antara membuang tenaga untuk melampiaskan kekesalan karena pipis di kasur yang memang bukan keinginan anaknya juga toh? Atau fokus pada penyelesaian masalahnya dengan membersihkan anak dan mencuci kasurnya. Sounding tetap saya lakukan agar Fatih tetap ke kamar mandi untuk pipis dan pup, tidak membesarkan kesalahan yang memang di luar kontrol anak. Yang tidurnya mangap pun kalau sudah tidur ya mangap saja kan gak bisa dikontrol biar mingkem?
Sekarang sudah mulai belajar lah ya dikit-dikit, ketika ada suatu masalah ya sudah jangan membahas yang tidak perlu. Antara membuang tenaga untuk melampiaskan kekesalan karena pipis di kasur yang memang bukan keinginan anaknya juga toh? Atau fokus pada penyelesaian masalahnya dengan membersihkan anak dan mencuci kasurnya. Sounding tetap saya lakukan agar Fatih tetap ke kamar mandi untuk pipis dan pup, tidak membesarkan kesalahan yang memang di luar kontrol anak. Yang tidurnya mangap pun kalau sudah tidur ya mangap saja kan gak bisa dikontrol biar mingkem?
So take it easy, let it flow~
#hari5
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang

Comments
Post a Comment