Bismillah.
Dua hari yang lalu teh Diny membagikan tautan Youtube Deddy Corbuzier dengan Dr. Boyke mengenai "Kenapa Orang Bisa Jadi Banci?"
Dr Boyke dari awal membuka pernyataan mengenai LGBT dari dua pandangan, yaitu dari keilmuan dan agama. Secara agama, khususnya Islam, sudah jelas bagaimana pandangannya terhadap LGBT. Secara keilmuan, ternyata LGBT bukan lagi dianggap sebagai penyimpangan, melainkan kelainan orientasi seksual.
Penyebabnya sendiri ternyata 70% dari pengaruh lingkungan, 3-5% genetik (yang lahirannya di vacuum ternyata bisa berpengaruh juga karena menyebabkan kerusakan otak), dan sisanya pengaruh sejak dalam kandungan hingga masa pubertas.
Contoh-contoh yang disebutkan memang sangat "gila" karena mungkin memang kita tidak pernah bersinggungan dengan hal tersebut, jadi kaget ketika ternyata kasus-kasus seperti "itu" nyata adanya.
Menyimak obrolan seperti ini menjadi sebuah refleksi bagi saya dan suami, bahwa begitu bahayanya dunia luar bagi anak dan bagaimana peranan kami sebagai orang tua untuk melindungi anak dari hal tersebut. Saya juga sangat bersyukur, bahwa dalam Islam sendiri kehidupan itu betul-betul diatur sedemikian rupa. Sehingga apa-apa yang dicontohkan, salah satunya ketika pesantren atau sekolah dengan satu jenis kelamin, sebetulnya tidak perlu ada yang harus dikhawatirkan. Meskipun dalam penjelasan Dr. Boyke mengenai sekolah Theresia yang melarang pertemuan dengan lawan jenis (sama seperti pesantren) sehingga muncul adanya lesbian, tapi jika ditelaah lagi dalam Islam, batasan itu tidak hanya ada pada perempuan dan laki-laki, tapi juga hubungan antara sesama jenis. Misalnya tidak boleh tidur dalam satu selimut, tetap ada batasan aurat yang harus dijaga, dan lain-lain.
Jadi, penguatan pada anak itu memang melibatkan banyak komponen. Baik dari sisi agama, orang tua, juga lingkungan.
#Gamelevel11
#Day15
#KuliahBunSayIIP
#MembangkitkanFitrahSeksualitasAnak
Comments
Post a Comment