Skip to main content

Game Level 11 - Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak (9)

 Pendidikan Fitrah Seksualitas Sejak Dini
  • Pemateri: Fadillahthus Saadah, Yani Suryani, Yanti Puspita
  • Tanggal Diskusi: 28 Februari 2020


🌷5 HAL PENTING TENTANG PENDIDIKAN FITRAH SEKSUALITAS SEJAK DINI

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (tetaplah atas) Fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan atas fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.” QS. Ar Ruum : 30

🌷APA ITU FITRAH?

Potensi peradaban yang didalamnya telah well installed potensi dari semua peran tiap manusia untuk menjalani misi hidupnya yaitu peran personal maupun komunal dalam rangka mencapai the purpose of life.

Pembagian fitrah:
- Fitrah estetika dan bahasa
- Fitrah bakat dan kepemimpinan
- Fitrah perkembangan
- Fitrah individualitas dan sosialitas
- Fitrah keimanan
- Fitrah jasmani
- Fitrah belajar dan bernalar
- Fitrah seksualitas dan cinta

1. Fitrah Seksualitas (Definisi)
Fitrah Seksualitas adalah bagaimana seseorang bersikap, berfikir, bertindak sesuai dengan gendernya. 
Fitrah seksualitas keperempuanan adalah bagaimana seseorang perempuan itu berfikir, bertindak, bersikap, berpakaian dll sebagai seorang perempuan. Fitrah seksualitas kelelakian adalah bagaimana seseorang lelaki itu berfikir, bertindak, bersikap, berpakaian dll sebagai seorang lelaki.

2. Alasan memberi pendidikan fitrah seksualitas sejak dini
- Bahaya akhir zaman
- Tingginya kasus perceraian, sosial patriaki, pornografi
- Hamil diluar nikah, aborsi dan korban kejahatan seksual
- Menjamurnya kaum Gay
- Kejahatan Pedofilia
- Kekerasan seksual pada anak
- Mendidik calon ayah dan calon pemimpin
- Fenomena media sosial
- Ketidaktahuan tentang apa dan siapa itu Mahram
- Pubertas pada remaja

3. Tujuan Mengenalkan Fitrah Seksualitas pada Anak
membuat anak mengetahui identitas seksualnya,
anak mampu berperan sesuai dengan identitasnya 
membuat anak mampu melindungi dirinya dari kejahatan seksual.

4. Tahapan Mengenalkan Fitrah Seksualitas pada Anak

1. Usia pralatih (0-2 tahun, 2-6 tahun) 
Menyusui dengan ekslusif, tatap matanya, sentuh, peluk dengan cinta, bangun attachment 
Saat menyusui,  hanya anak yang bisa melihat puting ibu.
Bermain peran bersama Ayah dan Ibu
Membiasakan menutup aurat anak, tidak melakukannya di tempat terbuka 
Orang tua tidak berhubungan seksual di ruangan yang sama.
Mengenalkan anggota tubuh anak dengan nama sebenarnya
Stimulus melalui permainan untuk mengenalkan perbedaan peran sesuai gender.

2. Usia pre aqil baligh awal (7-10 tahun) 
Ayah tuntun anak lelaki ke masjid dan ajak ke peran-peran sosial kelelakian termasuk peran menyeru agama Allah 
Latih logika dan cara berpikirnya melalui narasi yang dalam dan tajam
Ayah jadilah idola bagi anak
Ayah menjelaskan mimpi basah dan air mani
Ibu tuntun anak perempuan ke peran keperempuanan
Latih empati dan rasa seorang wanita melalui tugas kewanitaan
Ibu, jadilah idola dan sumber cinta tiada batas bagi anak perempuan
Ibu menjelaskan mengenai menstruasi dan perubahan fisik

3. Usia pre aqil baligh akhir (10-14 tahun) 
Anak laki-laki didekatkan dengan ibunya dan anak perempuan didekatkan dengan ayahnya

4. Usia aqil baligh (15 tahun keatas)
Pada tahapan ini anak sudah mendapat beban syariat dan berubah stastusnya menjadi mitra orang tua.
Anak sudah siap berperan sebagai ayah dan bunda sejati sebab sudah baligh.

5. Tantangan dan Solusi dalam Pengenalan Fitrah Seksualitas

Tantangan:
- Orang tua menganggap Tabu
- Kurangnya pengetahuan orangtua
- Penjelasan orang tua tidak lengkap dan utuh
- Orang tua menyerahkan kepada sekolah

Solusi :
- Seminar parenting online/offline tentang persiapan pengenalan fitrah pendidikan anak
- Sebar flyer infografis tentang urgensi pendidikan fitrah seksualitas
- Update berita di media sosial tentang fitrah seksualitas
- Sekolah bekerja sama dengan orang tua

Santosa, Harry. (2017). Fitrah Based Education. Jakarta : Yayasan Cahaya Ilmu

Ika Pratidina. 2018. 10 Alasan mengapa harus mengenalkan fitrah seksualitas pada anak di www.azkail.com



#Gamelevel11
#Day9
#KuliahBunSayIIP
#MembangkitkanFitrahSeksualitasAnak

Comments

Popular posts from this blog

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Malam

Sudah pukul 23:37. Tiga anak kadang beradu dalam satu tempat tidur. Ada yang guling ke kiri, ada yang niban anak lainnya, ada yang kaki di kepala, kepala di kaki 😂. Wajah-wajah manis yang kelelahan setelah menjalani hari. Wajah-wajah yang membuatku penuh rasa bersalah atas perbuatanku sedari pagi. Mataku selalu berkeliling, memperhatikan nyamuk yang seringkali hinggap tanpa permisi. Sekali lagi aku memandangi mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Si sulung yang lengan dan kakinya penuh luka akibat jatuh tempo hari, memarnya juga masih terlihat hingga kini. "Kurus," batinku. "Kasian," tambahku. Aku harusnya lebih bersabar menghadapinya, lebih mendekatkan diri dengannya, lebih perhatian lagi pada setiap permintaannya. Evaluasi diri yang selalu terjadi di setiap malam sebelum tidur, yang entah hilang kemana setiap bangun pada paginya. Kesal karena anak susah bangun yang berimbas pada kegiatan lainnya selalu menjadi awal memulai hari. Pokoknya, entah kenapa seti...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.