Skip to main content

Game Level 10 - Grab Your Imagination (9)

Bismillah...

Hari ini melelahkan~

Kami menghadiri undangan pernikahan di UPI. Mumpung-mumpung udah deket ke arah Lembang, akhirnya kami lanjutkan perjalanan ke Floating Market Lembang.


Cukup banyak hal yang bisa diceritakan sebetulnya. Singkatnya, Fatih terlihat sangat bahagia kami ajak main kesana 😁 Yang paling berkesan adalah saat bermain ke miniatur kereta api, menaiki perahu, dan memberi makan ikan.

Sesampainya di tempat wisata, kami rehat sejenak. Di jalan sempat gerimis, tapi alhamdulillah hingga kami sampai di rumah kembali hujan tidak jadi turun. Destinasi awal adalah melihat ikan.


Fatih sangat ekspresif saat melihat ikan yang besar-besar berkumpul di tepi "dermaga". Saat itu kami hanya melihat saja, suasananya sangat ramai, bahkan kami malah menikmati melihat orang-orang memberi makan ikan. Saat itu Fatih juga ingin memberi makan ikan, tapi kami pikir mungkin nanti saja, mana tempatnya penuh, lalu kami belum sempat eksplor tempat lainnya. 

"Ka, nanti aja ya kasih makannya. Liat yang kasih makan banyak, kaka liat aja dulu ya."

"Nanti kenyang ya fishnya?"

"Iya, banyak banget yang kasih makan. Nanti kekenyangan. Aaaakk aku kenyang sekaliii~ Mending sekarang liat dulu kereta api, yuk! Nanti aja kasih mamamnya kalau udah sepi."

Sambil pura-pura menjadi ikan yang lebih baik dikasih makannya nanti saja, akhirnya Fatih pun mau melanjutkan perjalanan ke miniatur kereta api.

Setelah puas berkeliling, ternyata waktu hampir maghrib. Kami pun menepati janji untuk memberi makan ikan sebelum pulang. Eh ternyata udah sepiiiiii bangeeett.


Disitu Fatih dan papanya puas sekali memberi makan ikan. Ikan-ikannya lahap dan Fatih juga dapat momennya jadi lebih berkesan. Ikan yang bahkan sampai ada yang loncat, mencipratkan air ke arah kami, Fatih hanya tahu bahwa, "Waaa ikannya pada laper! Mamamnya banyak ada yang loncat juga! Kaka seneng!"

Alhamdulillah..

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.