Skip to main content

Game Level 3 - Family Project (5)

Bismillah.

Hari ini, hari yang panjaaaaaaaaaaaaaaaaaang banget. Karena...hari ini jadwalnya mencuci. Berasa gak selesai-selesai aja gitu maksudnya, hahaha. Fokus hari ini betul-betul ke urusan domestik, dari beres-beres, mencuci baju (mesin cuci plus gusrek manual), sapu dan pel halaman depan, buangin sampah-sampah dari dalam rumah sama halaman depan, aaaaaaa pokoknya hari ini Fatih banyak main sendiri~

Sebelum mencuci, saya pesan ke Fatih, "Ka, kalau mau baca buku ada di tempat buku ya, mau ngaji itu remotnya ada di kasur. Ya?" Terus Fatih mengiyakan. Terus saya pesan lagi, "Kalau mau pipis atau pup bilang ya? Mama mau cuci dulu." Lagi-lagi doi mengiyakan.

Selama saya mencuci, yang terdengar adalah Fatih yang baca Iqra keras-keras, kayanya baca dapet berapa halaman itu, hahaha. Lama-lama sepi, saya tanya lagi apa dari kamar mandi, katanya lagi gambar, oh yasudah. Lanjut lagi mencuci~

Sorenya, saat saya masak Fatih tidak terdengar suaranya. Ternyata doi pup di kamar 😭😭😭 Setelah lulus toilet training akhirnya bobol lagi :( Dari situ, saya yang sedang cape, mood swing, PMS, kesel juga dan pingin marah-marah rasanya. Dari sore saya cuekin Fatih, gak ditanya, gak jawab, beneran ngediemin Fatih yang makin cari perhatian. Disuruh buang kulit pisang bekas doi makan aja doi gak mau. Makin kesel pokoknya. Sampai akhirnya ku laporan ke suami yang masih kerja. Bantuan pun datang beberapa jam kemudian, hahaha. Mayan lah jam setengah 9 malem udah di rumah, kemarin-kemarin kan lewat jam 10 terus ya 😂

Saat suami pulang, saya kasih tau soal Fatih yang gak mau buang sampah pisangnya. Ajaib! Fatih langsung nurut dan bahkan semangat banget pas disuruh papanya bersihin sampah pisang 😑 Abis itu Fatih ditanya soal pup hari ini (mamak laporan duluan ama paksu, haha) ceritalah dia kalau hari ini pup di celana dan mama marah lama banget. Disuruh minta maaf dan doi pun minta maaf dan salim. Setelah itu, saya nyicil nulis laporan ini, anak bagian sama papanya.

Fatih mengulang hafalan dengan papanya

Menghafal per ayat

Sekian deh untuk hari ini. Terima kasih untuk paksu yang meskipun cape kerja gak ikut uring-uringan pas istrinya lagi rudet, hahaha. Semangaaaat!

#hari5
#gamelevel3 
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang 
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.