Skip to main content

Game Level 3 - Family Project (1)

Bismillah~
Semangat memulai level 3!

Akhirnya~ Bisa mulai juga setelah beberapa hari kemarin belum bisa menyentuh blog sama sekali. Dari sibuk pulang mudik, beberes pascamudik, sampai akhirnya tumbang juga harus istirahat :")

Kali ini kita akan membuat family project! Yay! Sebetulnya bukan proyek baru juga sih ya, mungkin melanjutkan sekaligus memaksimalkan kegiatan yang sedang berjalan. Nama projectnya? Hmm...Iqra! Kenapa? Karena iqra itu bersejarah buat Fatih. Buku Iqra Fatih yang ikut hilang digondol maling jadi memori sedih yang berulang-ulang diceritakan Fatih. Terus, fokus pendidikan Fatih memang membaca. Membaca huruf hijaiyah, huruf latin, angka, gerak bibir, baca keadaan sekitar, baca sambil menghafal, baca kebiasaan, pokonya ya baca-baca lainnya yang bisa dicocoklogikan dengan keinginan belajar Fatih, hehe.

Sejauh ini, Fatih sudah mengenal huruf hijaiyah, angka, dan huruf latin kapital. Diperkenalkan lewat puzzle dan lagu. Ini jadi dasar buat Fatih belajar yang lain-lainnya seperti menghafal do'a sehari-hari, juz 'amma, dan bacaan shalat juga. Seperti apa pengembangan pembelajarannya, tunggu update-annya yaa~

Untuk permulaan family project kali ini, kita mulai dari membeli puzzle huruf latin kecil dan Iqra untuk Fatih (pengganti iqra yang diambil orang 😂).

Dikekep biar gak diambil orang lagi~

Amunisi baru~

Yuk kita bermain sambil belajar~

#hari1
#gamelevel3 
#tantangan10hari 
#myfamilymyteam 
#kuliahbundasayang 
@institut.ibu.profesional

Comments

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.