Ketika beberapa orang berkomentar:
"alah baru segitu doang, nih aku mah bla bla bla bla..."
"masa ga sempet sih buat bla bla bla bla..."
"segitu mah g ada apa-apanya......"
mungkin semua komentar itu benar :)
mungkin memang saya yang terlalu cemen buat lakuin itu semua.
mungkin memang mental saya yang masih mental tempe bubuk di campur kecap.
mungkin memang fisik saya yang kurang olahraga yang bikin saya gampang cape dan mulai mengeluh.
ya, dan mungkin banyak kemungkinan-kemungkinan lainnya..
setiap orang memiliki hak untuk berkomentar semacam itu, saya juga punya hak untuk mencerna itu semua.
dan mungkin semua komentar itu benar :)
setiap orang memiliki perspektif yang berbeda-beda ketika menyikapi suatu hal.
ya, hanya sekedar perspektif dari sudut pandang dan penilaian sudut mata orang itu sendiri.
tapi apakah pernah orang-orang tersebut berada di posisi yang sama dengan saya?
ketika orang berkomentar "Cape? ya suruh siapa punya kesibukan macam gitu"
pernah ngerasain gak punya cita-cita, hobi, dan kewajiban dalam satu waktu? belum? kasian.
"emang apa sih? belajar di kampus, ngajar, debat, itu aja?"
iya itu aja sih emang, AJA yah AJA, okeey..mungkin saya yang berlebihan menganggap 3 hal tersebut begitu sulit.
"nah terus apa masalahnya, gitu aja repot, lebay"
Ya mungkin menurut kamu itu lebay, tapi ya beginilah adanya, untuk saya, yang secara langsung mengalaminya.
"tuhkan berlebihan kan, kalo aku jadi kamu nih ya, pasti aku bisa ngatur dan ngatasin itu semua. Pasti tahu skala prioritas kan?"
Oh iya? ya syukurlah kalau begitu..iya saya tahu ko, dan selama ini juga saya menjalankan semua hal berdasarkan skala prioritas. kalau tidak, mungkin kuliah saya keteteran, ngajar g bener, dll.
"ya terus apa lagi masalahnya? kayanya kamu sendiri yang bikin ribet deh"
mungkin semua komentar itu memang benar :)
"yaudah sih g usah diambil ribet makanya, mangat dong mangat"
selalu ko :)
mungkin kamu bisa memerankan "aku" disini dengan sangat baik..bahkan lebih mudah dan tidak ribet seperti apa yang saya perankan.
ya, itu dari perspektif orang yang berbeda, bukan saya.
ah sudahlah, mungkin semua komentar itu memang benar :)
Comments
Post a Comment