Skip to main content

KaTa - kaTa muTiara...

*Jadikan shalatmu sebagai HP dengannya. Waktu sholatmu sebagai pulsanya. Rakaatmu sebagai nomornya. Saudara muslimmu sebagai sinyalnya. Adzan sebagai Misscall dari-Nya. Do’a dan dzikirmu sebagai sms untuk-Nya.

* Kalau perbuatan yang baik itu menggembirakan hatimu dan perbuatan yang jahat itu meresahkan hatimu, maka itu pertanda bahwa kamu adalah seorang MUKMIN.

* Perkataan yang indah adalah Alloh, diet yang sehat adalah puasa, senam yang sehat adalah shalat, lagu yang sangat merdu adalah suara adzan, khayalan terindah adalah ingat dosa dan bertaubat.

* Sahabat adalah yang terpenting dari hidup.. karena hidup tanpa ditemani pasti akan sepi.. sahabat adalah orang yang dekat dengan kita dan kita harus menjaganya..jangan sampai seseorang jadi musuh.

* Idzaa lam tusyghil nafsaka bil haqq, syugalatka bil bathil. Jika engkau tidak menyibukkan diri dengan kebenaran, maka dirimu akan disibukkan dengan yang bathil. (imam)

* Orang yang terbiasa terjaga pad 1/3 malam terakhir,Allah akan menjaga dan melindunginya. Semoga hari ini hari penuh barokah, rahmat, magfirah dan menjadikannya sebagai lahan kebaikan dan manfaat.

* Dikutip dari MAPI

Bersyukurlah karena engkau tidak memiliki semua yang diinginkan. Jika kau memiliki semuanya, apa lagi yang hendak dicari?

Bersyukurlah saat kau tidak mengetahui sesuatu, karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.

Bersyukurlah atas keterbatasan yang kau miliki, karena itu memberimu kesempatan untuk memperbaiki diri.

Bersyukurlah atas masa - masa sulit yang kau hadapi, karena selama itulah kau tumbuh menjadi dewasa.

Semoga kita termasuk orang – orang yang pandai bersyukur,,amin..


* Renungkan penerbangan terakhir kita bukan pesawat airline, tapi keranda yang dipandu manusia. Bekal kita bukan uang atau harta, tapi amal dan ibadah, baju yang kita pakai bukan merk Leviz tapi kain kafan, yang melayani kita bukan pramugari, tetapi malaikat Munkar dan Nakir, pendaratan terakhir kita bukan INA, tapi Al – islam, tempat tidur kita bukan springbed, tetapi tanah.

Comments

Popular posts from this blog

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Malam

Sudah pukul 23:37. Tiga anak kadang beradu dalam satu tempat tidur. Ada yang guling ke kiri, ada yang niban anak lainnya, ada yang kaki di kepala, kepala di kaki 😂. Wajah-wajah manis yang kelelahan setelah menjalani hari. Wajah-wajah yang membuatku penuh rasa bersalah atas perbuatanku sedari pagi. Mataku selalu berkeliling, memperhatikan nyamuk yang seringkali hinggap tanpa permisi. Sekali lagi aku memandangi mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Si sulung yang lengan dan kakinya penuh luka akibat jatuh tempo hari, memarnya juga masih terlihat hingga kini. "Kurus," batinku. "Kasian," tambahku. Aku harusnya lebih bersabar menghadapinya, lebih mendekatkan diri dengannya, lebih perhatian lagi pada setiap permintaannya. Evaluasi diri yang selalu terjadi di setiap malam sebelum tidur, yang entah hilang kemana setiap bangun pada paginya. Kesal karena anak susah bangun yang berimbas pada kegiatan lainnya selalu menjadi awal memulai hari. Pokoknya, entah kenapa seti...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.