Skip to main content

Curhatan Lagu

Awalnya ku hanya CURI - CURI PANDANG.

Bergetar bibir ini ingin mengucap I LOVE YOU,
Sepertinya ADA CINTA,

Karena timbul TANDA – TANDA ASMARA,

Qu pun berbicara TENTANG DIA pada sahabatku,tapi tak ada respon

Ok, biar ini jadi RAHASIA saja,

Waktu bergulir begitu cepatnya.
Qu merasa GANTUNG,karena itu kuputuskan untuk CINTA YANG LAIN.

Lama – lama ku bosan, dan akhirnya, I’M SORRY GOOD BYE deh.

Dalam masa JOMBLO, ku merasa RISAU, qu butuh DOKTER CINTA, qu ingin CURHAT, namun sulit.

Ku benar – benar merasa KESEPIAN.

Harus kemana kutanyakan SIAPA CINTAKU ???

Qu coba tuk BERTAHAN.

Ketika ku lihat kamu lagi, ku merasakan KASMARAN.

Ya, mungkin dia yang menjadi KEKASIH SEJATIku.

Tepat saat itu kubisa bersamanya, timbul kembali RASA INI.

Dan kusadari, inilah SAAT – SAAT TERINDAH.

Qu selalu DISINI UNTUKMU.

Waktu terus berjalan hingga tiba di AKHIR PENANTIAN.

Namun cintaku masih TAK BERTEPI.

Mengapa kualami CINTA BEGINI ???

Kenapa harus kujalani sebuah kisak, KISAH TAK SEMPURNA.

Qu pun mencoba tuk MENGAPUS JEJAKMU.

Ketika ku mulai bisa melupakanmu, kau menyatakannya padaku.

Namun sekarang tak mungkin.

KAPAN KAU KEMBALI lagi untukku ???

Tak apa, TAPI BUKAN AKU jika menangis.

JIKA ITU YANG TERBAIK, yang penting DIDADAKU ADA KAMU.

Qu kan selalu MENGENANGMU,

Sebagai KENANGAN TERINDAH,

Yang TAK INGIN DILUPAKAN,

Dan BINTANG, di TEMPAT YANG PALING INDAH.

Tapi AKHIRNYA KU MENEMUKANMU, KU BAHAGIA,

Karena kita dapat bersama kembali, di semua tempat.

Bersatu, dalam ikatan Cinta.

Dan kita BUKAN BINTANG BIASA di hati kita masing – masing.

JANGAN BILANG TIDAK, ketika kita bersatu.

Bersama tuk selamanya.

Inilah yang dinamakan MIMPI YANG SEMPURNA,

Yang menjadi sebuah bahkan lebih untuk jadi KENYATAAN HIDUPku.

Yang penu prestasi dan MIMPI yang menjadi kenyataan.

Dan tak pernah ada kata tuk berpisah Bahagia SELAMANYA, dengan cinta, kasih sayang dan kepercayaan

Comments

Popular posts from this blog

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Malam

Sudah pukul 23:37. Tiga anak kadang beradu dalam satu tempat tidur. Ada yang guling ke kiri, ada yang niban anak lainnya, ada yang kaki di kepala, kepala di kaki 😂. Wajah-wajah manis yang kelelahan setelah menjalani hari. Wajah-wajah yang membuatku penuh rasa bersalah atas perbuatanku sedari pagi. Mataku selalu berkeliling, memperhatikan nyamuk yang seringkali hinggap tanpa permisi. Sekali lagi aku memandangi mereka, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Si sulung yang lengan dan kakinya penuh luka akibat jatuh tempo hari, memarnya juga masih terlihat hingga kini. "Kurus," batinku. "Kasian," tambahku. Aku harusnya lebih bersabar menghadapinya, lebih mendekatkan diri dengannya, lebih perhatian lagi pada setiap permintaannya. Evaluasi diri yang selalu terjadi di setiap malam sebelum tidur, yang entah hilang kemana setiap bangun pada paginya. Kesal karena anak susah bangun yang berimbas pada kegiatan lainnya selalu menjadi awal memulai hari. Pokoknya, entah kenapa seti...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.