Skip to main content

Beliau, yang aku banggakan :)

Tak ada yang dapat membayar kasih sayang dan pengorbanan dari seorang Ibu.....


vidi aldiano- cinta untuk mama


Sungguh beliau seorang ibu yang baik...
Setia terhadap suaminya hingga saat ini. Menjadi seseorang yang luar biasa untuk dapat mengemban peran sebagai ayah dan ibu sekaligus selama hampir 8 tahun.
Tidak pernah terdengar keluhan darinya ketika beliau harus berusaha naik ke atap dan membetulkan genteng yang menyebabkan air hujan menetes dari langit-langit rumah.
Tidak pernah terdengar keluhan darinya ketika beliau harus berlumuran oli ataupun tangannya dipaksa bekerja dengan keras untuk membetulkan mesin cuci yang rusak.
Begitu kerasnya beliau berusaha membetulkan rantai sepeda adikku yang sering lepas.
ibuku yang kelelahan setelah membetulkan atap

Ketika aku ingin membantunya, aku hanya diperintahkan hanya melihatnya dan mengambilkan alat-alat saja.
Peluh bercucuran dari keningnya, aku hanya dapat memandangnya.
Ketika beliau tertidur, aku hanya dapat menahan sesak melihat kantung matanya yang kelelahan dan suara dengkuran yang membawanya untuk istirahat lebih dalam.

Setiap hari jum'at beliau selalu mengajakku untuk berziarah ke makam ayah, itupun aku hanya kadang-kadang menemaninya karena aku ada kuliah. Disana, beliau selalu mengingatkanku akan kematian, dan berpesan agar jika nanti beliau meninggalkanku, kirimkan do'a selalu untuknya dan berziarahlah untuk mengingatnya.
dan aku hanya terdiam....
Ibuku yang membersihkan makam ayahku...

Tubuhnya terlalu rapuh untuk bekerja, namun usahanya yang gigih membuatnya begitu bersemangat untuk bekerja di usia yang lebih dari setengah abad. Sulit untuk mencegahnya, sampai akhirnya beliau sakit dan kami anak-anaknya mulai memberanikan diri untuk melarangnya.

Beliau Ibu yang kuat, Ibu yang gagah perkasa :)

Dibalik kuatnya beliau, terdapat berjuta cinta, kasih sayang, dan kesabaran dalam membesarkan kami.
Beliau yang selalu bangun di pagi hari, untuk menyiapkan sarapan untuk aku dan adikku..
Menyiapkan bekal untuk aku makan di siang hari sejak aku kelas 1 SMP hingga sekarang aku dibangku kuliah.
Beliau yang selalu berdo'a disetiap malam dalam shalatnya. Beliau yang selalu sendiri menanti kepulangan kami dalam membentuk masa depan. Yang menungguku untuk berbagi cerita seputar aktivitas diluar sana.
Beliau yang begitu menyayangiku :)

Sungguh aku sayang padamu Ibu..
Meskipun aku masih saja terlambat bangun pagi, yang membuatmu kesal karena tingkahku, yang membuatmu menangis karena perkataan yang meluncur tajam dari mulutku, sungguh kesabaranmu sebagai Ibu tak pernah ada bandingannya.
Engkau yang terbaik, Ibu..
Tidak hanya hari ini -hari ibu- aku menyayangimu dan mengungkapkan apa yang aku rasakan padamu.
Tapi selalu..dan setiap hari.....
Engkau Ibu terbaik :)

Ibuku yang ingin aku manjakan dengan mata sayunya

Dari anakmu....
Dena Ambar Sary
yang masih kekanakan dan menyusahkanmu

Comments

  1. Mama, mama you know I love you
    Mama, mama you're the queen of my heart
    Your love is like
    Tears from the stars
    Mama, I just want you to know
    Lovin' you is like food to my soul
    (a song for mama by boys to men)

    Live for your mom and make her proud yahhh :)

    ReplyDelete
  2. ok tetehhh :)
    i'll make her proud of me :)
    makasih yaa :D

    ReplyDelete
  3. Sedih bacanya...:(
    kita sama koq den. aku kehilangan ayah waktu smester5 berakhir. Dan sekarang kalau liat ibu ngapa2in di rumah sendiri asa gimana gitu. Proud of her,...

    ReplyDelete
  4. iya ka kita harus bangga sama ibu kita yang dah berjuang jadi single parent :)
    perjuangan mereka patut kita balas dengan kesuksesan kita nanti :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Bermimpi jadi anggota DPD itu.....

Ditengah krisis kepercayaan kepada pemerintah yang sedang terjadi saat ini, terdapat banyak harapan dari masyarakat yang merindukan sosok pemimpin sebenarnya. Terlalu jauh sepertinya jika masyarakat harus merengek kepada anggota DPR, toh sebenarnya ada wakil terdekat yang diwadahi dalam sebuah lembaga bernama Dewan Perwakilan Daerah. Banyak orang yang haus akan kekuasaan, namun seandainya saya menjadi anggota DPD RI, ada beberapa hal yang akan saya lakukan, yaitu : 1. Selalu Sadar Diri Cukup banyak masyarakat yang kecewa dengan pemerintahan karena para wakil ternyata hanya mengumbar janji saat pemilihan dan kenyataannya mengesampingkan kebutuhan masyarakat. Padahal saya dapat menjadi anggota DPD pun karena rakyat yang memilih. Disini saya akan selalu sadar diri untuk apa dan siapa saya menjadi anggota DPD RI. Hal ini akan selalu mengingatkan saya akan tugas utama yaitu untuk mengusahakan apa yang diaspirasikan rakyat dan dengan modal sadar diri akan membuat program-program kedep...

Inferiority

Tidak hanya roda yang selalu berputar, perasaan superior juga ternyata bisa berbalik menjadi inferior. Keadaan dimana dunia terasa menyeramkan, membuatmu begitu kerdil di tengah gempuran orang-orang yang terus tumbuh meninggi meninggalkan. Perasaan yang membuat terjebak dalam rasa bersalah, penuh kekurangan, dan tidak berdaya. Hilang arah tidak tahu tujuan, tidak tahu harus apa dan bagaimana. Pernah merasa mampu menaklukan dunia, melewati masa-masa sulit dengan gagahnya, kini semua itu hanya cerita usang yang tidak terlihat jejaknya. Kasihan, ternyata tidak sesuai dengan imajinasi dan ekspektasi. Apakah timbul rasa penyesalan itu? Hidup di zaman digital ini memang harus bermental baja. Postingan bisa menjadi pisau bermata dua; Memotivasi atau justru semakin undur diri. Kenapa tidak bisa seperti dia? Kalau dia bisa, kenapa kita tidak bisa? Coba lihat, siapa tau terinspirasi. Coba....... Harusnya termotivasi, terinspirasi untuk menemukan jalan dengan hasil yang sama. Nyatanya malah semak...

Hi

I may not post a longer notes. I keep it all in my head, and puff~ when I want to write, it's all gone. My rant today, "Emangnya Ibu Rumah Tangga gak rungsing juga?" Thank you.